<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Modifikasi Sistem Pendingin dari Tipe Hooper ke Tipe Radiator pada Mesin Diesel R180

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Sistem pendingin merupakan komponen penting dalam menjaga kinerja mesin diesel agar tetap optimal dan tahan lama. Modifikasi sistem pendingin dari tipe hopper ke tipe radiator bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pendinginan, suhu kondisi kerja stabil, dan keandalan operasional mesin. Pada penelitian ini, mesin diesel Nishikawa R180 yang awalnya menggunakan sistem pendingin hopper dimodifikasi menggunakan sistem radiator berbahan aluminium. Sistem hopper, yang mengandalkan metode pendinginan pasif melalui air tanpa sirkulasi aktif, seringkali kurang efisien dalam mengatasi lonjakan suhu pada beban tinggi. Modifikasi melibatkan perancangan ulang jalur pendinginan dengan menambahkan radiator, kipas pendingin, dan pompa sirkulasi untuk menciptakan sistem pendinginan aktif. Radiator dipilih berdasarkan kapasitas pendinginan sebesar 7,953 kW yang disesuaikan dengan kebutuhan mesin. Pengujian dilakukan untuk menganalisis performa sistem radiator dibandingkan sistem hopper, dengan parameter utama berupa konsumsi bahan bakar dan suhu kondisi stabil mesin. Hasil menunjukkan bahwa sistem radiator mampu menjaga suhu kerja mesin lebih stabil pada rentang optimal, bahkan saat mesin beroperasi dalam durasi dan beban tinggi. Selain itu, efisiensi termal mesin meningkat, sementara konsumsi bahan bakar dan kebutuhan perawatan menurun. Modifikasi ini tidak hanya meningkatkan performa pendinginan tetapi juga memperpanjang umur mesin dan mengurangi risiko overheating. Dengan demikian, sistem pendingin radiator menjadi solusi yang lebih efisien dan andal untuk mesin diesel dibandingkan sistem hopper konvensional.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By