<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Model MRACE pada Strategi Digital Marketing Kyou Hobby Shop

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Digital marketing banyak digunakan dalam strategi pemasaran karena menawarkan beberapa keuntungan seperti cost-effiency, dapat menargetkan golongan audiens secara spesifik, dan adanya feedback langsung dari audiens. Salah satu perusahaan yang menggunakan digital marketing dalam pemasarannya adalah Kyou Hobby Shop. Kyou Hobby Shop adalah toko hobi yang berfokus kepada collectibles mengenai Japanese pop culture seperti anime, manga, dan game yang mulai beroperasi pada tahun 2014. Kyou Hobby Shop hadir dalam website online dan toko secara fisik yang berlokasi di Bekasi, Tangerang, dan Surabaya. Fokus penelitian ini adalah menganalisis strategi digital marketing Kyou Hobby Shop dengan model pemasaran MRACE. Tujuan penelitian adalah untuk mengalisa strategi pemasaran digital yang dilakukan oleh Kyou Hobby dalam media digital menggunakan model MRACE. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data pada penelitian didapatkan melalui metode observasi, wawancara, dan sumber-sumber tertulis yang dapat dijadikan referensi. Hasil penelitian ini menunjukkan Kyou Hobby Shop menggunakan media digital dalam digital marketing seperti media sosial, website, dan e-commerce. MRACE terdiri dari reach, act, convert, engage, dan measure. Tahapan reach Kyou Hobby Shop pada media sosial menjangkau audiens dengan cara bekerja sama dengan KOL pada platform TikTok serta page anime dan mengiklankan media sosial mereka pada platform media sosial Instagram dan Facebook. Proses act pemasaran Kyou Hobby Shop menarik perhatian calon konsumen mereka dengan konten-konten meme. Konten-konten meme tersebut menjadi hook utama calon konsumen Kyou Hobby Shop. Tujuan utama pemasaran Kyou Hobby Shop adalah menyebarkan brand awareness. Selain itu Kyou Hobby Shop tidak hanya membuat company branding namun personal branding dengan content creator yang mereka miliki. Proses convert dilakukan Kyou Hobby Shop dengan melakukan remarketing produk-produk mereka dengan penggunaan hashtag dan menginformasikan produk yang sedang diskon. Engage dilakukan oleh Kyou Hobby Shop dengan membangun hubungan jangka panjang dengan audiens melalui konten-konten media sosial mereka. Pada bagian measure, reach-phase metrics Kyou Hobby Shop memiliki jumlah pengunjung harian kurang lebih 300 pengunjung website. Unggahan pada media sosial Instagram dapat mencapai 4 ribu likes secara organik dan 12 ribu jika di boost. Serta unggahan media sosial TikTok dapat mencapai 10 ribu likes jika masuk FYP. Tahapan act yang terintegrasi dengan reach membuat act-phase metric pada penelitian ini tidak jauh dengan reach-phase metrics namun dengan tambahan data komentar, unggahan media-media sosial Kyou Hobby Shop yang mencapai seribu likes medapat 50 komentar dan 100 komentar pada unggahan dengan jumlah likes diatas 5 ribu. Tingkat convert-phase metric Kyou Hobby Shop dipengaruhi oleh faktor seperti musim diskon dan tingkat popularitas barang. Engage-phase metrics Kyou Hobby Shop dilihat dengan jumlah hashtag pada media-media sosial Kyou Hobby Shop seperti Instagram dengan 28 ribu unggahan, 1300 pada media TikTok, dan 4 ribu pada media sosial Facebook saat penelitian ini dibuat. Review pada e-commerce Kyou Hobby Shop juga dapat menjadi indikator engagement dengan e-commerce Tokopedia memiliki reputasi Gold 3 dan Star+ pada e-commerce Shopee.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By