<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Sistem Penahan Tanah untuk Bangunan Gedung dengan Menggunakan Dinding Diafragma

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dinding diafragma didefinisikan sebagai selaput beton bertulang yang relatif tipis dicor kedalam suatu parit, dengan sisi-sisi parit tersebut sebelum dicor didukung oleh tekanan hidrostatik dari air yang dicampur dengan bentonit, yang merupakan membran buatan dengan suatu ketebalan dan kedalaman tertentu, dan dibuat menerus didalam tanah dengan pelaksanaan pembuatannya dilakukan dari, permukaan tanah asli dan sebelum penggalian ruang bawah tanah dimulai. Sebagai dinding penahan tanah, dinding diafragma digunakan dalam berbagai situasi, diantaranya yaitu "basement" yang dalam, "shaft" pembuka untuk pekerjaan-pekerjaan bawah tanah, ruang penyimpan di bawah tanah, dan terowongan. Sebagai penyekat kedap air, dinding diafragma digunakan untuk mengontrol aliran air tanah misalnya dibawah bendungan, di sekeliling reservoir, dan penggalian yang dalam dibawah permukaan air tanah. Pelaksanaannya dimulai dengan penggalian lubang berbentuk persegi panjang yang disebut parit sampai kedalaman tertentu dan pada saat penggalian dialirkan suatu cairan penstabil untuk menahan keruntuhan sisi parit.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By