Upaya Peningkatan Karakter Melalui Habitual Learning System di Era New Normal pada Kelas IV SDN Donoharjo
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Karakter bangsa Indonesia memerlukan perhatian bersama, indeks karakter
peserta didik menurun di tambah dengan pembelajaran masa pandemi, yang
membuat peserta belajar terpaksa untuk belajar di rumah, sehingga kurang
memperhatikan pertumbuhan pendidikan karakter murid. Membangun karakter
bangsa membutuhkan waktu dan komitmen jangka panjang serta berkelanjutan.
Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: Membahas
pelaksanaan pendekatan sistem pembelajaran pembiasaan di era new normal,
termasuk metode habitual learning dan kendala yang dihadapi.
Karya ilmiah ini adalah penelitian kelas tindakan (PTK) sesuai dengan
paradigma Kemmis&McTaggart. Subyek penelitian ini adalah 19 siswa dari kelas
IV SDN Donoharjo, yang terdiri dari 12 laki-laki dan 7 perempuan, serta seorang
peneliti yang juga sebagai pengajar kelas. Dalam penelitian, metode pengumpulan
data meliputi pengumpulan data kuantitatif berupa lembar hasil, observasi, dan data
pre-test, serta pengumpulan sampel post-test dengan menggunakan pendekatan
non-probability sampling. Selain itu, data kualitatif tersedia dalam bentuk dokumen
hasil profil sekolah. Data kuantitatif diperiksa menggunakan tes karakteristik
pribadi, sedangkan data kualitatif dinilai menggunakan model Miles dan
Hubermen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan karakter siswa terjadi
sebagai akibat dari perhitungan pre-test yang menghasilkan persentase ketuntasan
10,52 persen dan nilai rata-rata 38. Mengikuti tes siklus I yang mencapai persentase
ketuntasan rata-rata 42,10 persen dan nilai rata-rata 58.7. Post-test siklus II yang
mencapai ketuntasan 89,47 persen dan nilai rata-rata 88,21. Respon siswa terhadap
pendidikan karakter setelah penerapannya menggunakan teknik sistem
pembelajaran pembiasaan siswa sesuai dengan karakter yang diharapkan.
Hambatan dalam menggunakan pendekatan pembelajaran pembiasaan terkait
dengan perizinan pembelajaran luar jaringan. Selain itu, karakter yang berbeda dari
ekspektasi membutuhkan pembelajaran strategi melalui tindakan yang terencana,
metodis, dan masif di setiap siklusnya