<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Isolasi, Identifikasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Senyawa dari Endofit Ceratobasidium Sp. Galur Hcs-3 Yang Diisolasi dari Tanaman Houttuynia Cordata Thunb.

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Resistensi terhadap antimikroba merupakan kejadian yang sangat serius untuk ditangani. Hal tersebut terjadi ketika bakteri, virus, jamur, maupun parasit akan berubah seiring berjalannya waktu dan tidak dapat diobati lagi dengan obat-obatan standar. Perlu dilakukan inovasi penelitian pada sumber terbarukan yang memiliki prospek aktivitas farmakologi potensial, salah satunya yaitu jamur endofit. Salah satu endofit yang memiliki aktivitas antimikroba adalah Ceratobasidium sp. galur HCS-3 dari tanaman Houttuynia cordata Thunb. (amis- amisan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan struktur senyawa aktif dari jamur endofit Ceratobasidium sp. galur HCS-3 yang diisolasi dari tanaman Houttuynia cordata. Metode bioassay-guided fractionation dari ekstrak etil asetat kultur jamur endofit Ceratobasidium sp. galur HCS-3 dilakukan dengan kromatografi kolom. Fraksi yang diperoleh selanjutnya diuji aktivitas antimikroba terhadap Eschericia coli, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Candida albicans. Senyawa aktif yang diperoleh selanjutnya dikarakterisasi dengan metode Ultra High-Performance Liquid Chromatography-High resolution Mass Spectrometry (UHPLC-HRMS). Dari penelitian ini didapatkan senyawa putatif subersic acid (C27H38O3) dengan m/z 411,29 [M+H]+ dan m/z 409,29 [M-H]- dengan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) terhadap B. subtilis (KHM: 0,97 ppm; KBM 1,9 ppm), S. aureus (KHM: 7,81 ppm; KBM 15,63 ppm), dan C. albicans (KHM: 200 ppm; KBM 400 ppm).

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By