<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Rembesan Dan Stabilitas Pada Tubuh Bendungan (Analysis Of Seepage And Stability Of The Body Of Dam) (Studi Kasus : Bendungan Krisak, Kab Wonogiri Jawa Tengah)

dc.Identifier.NIM15511247
dc.contributor.authorDESY SETIYAWATI
dc.date.accessioned2023-02-09T01:53:45Z
dc.date.available2023-02-09T01:53:45Z
dc.date.issued2023-01-24
dc.description.abstractBendungan Krisak adalah tipe urugan tanah homogen dari jenis tanah Lempungan. Tinggi bendungan 15 m dari dasar sungai dengan panjang puncak 350 m dan lebar puncak 5 m pada el. +115,00 m termasuk parapet. Bendungan Krisak memiliki umur bendungan yang sudah cukup lama, hingga kini ini masih dapat berfungsi dengan baik, meskipun mengalami penurunan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan air irigasi. Perlu dilakukan evaluasi keamanan struktur tubuh bendungan yang berfokus pada evaluasi secara rembesan dan stabilitas lereng tubuh bendungan. Analisis rembesan dilakukan pada tubuh bendungan dengan meninjau debit rembesan, kecepatan filtrasi dan gradien hidraulik. Analisis rembesan didapatkan dari hasil analisis dengan menggunakan SEEP/W. Analisis stabilitas dipengaruhi oleh tekanan air pori dalam beberapa kondisi yaitu muka air banjir, muka air normal dan muka air minimum berdasarkan hasil pembacaan running SEEP/W.). Stabilitas lereng dihitung dengan menggunakan software SLOPE/W dengan metode fellenius. Remebesan paling kritis terjadi pasa kondisi muka air banjir. Berdasarkan hasil analisis program GeoStudio 2012 rembesan yang terjadi dalam kondiis aman, dimana nilai debit remebsan sebesar 22,19 l/s lebih besar dari syarat yang ditentukan sebesar 38 l/s (Qrembesan= 22,19 l/s < Qsyarat = 38 l/s) dan Nilai gradien Hidraulik (i_c/i_e ) sebesar 4,55 lebih besar dari syarat yaitu 3. Sedangkan stabilitas tubuh bendungan paling kritis terjadi pada kondisi Pada kondisi surut cepat Bendungan Krisak berdasarkan hasil analisis program GeoStudio 2012 stabilitas lereng tubuh bendungan kondisi tanpa gempa dalam kondisi aman, nilai Faktor keamanan (FK) lereng hulu sebesar 1,997 lebih besar dari syarat yaitu 1,3 (FK = 1,197 > 1.3), nilai faktor keamanan (FK) lereng hilir sebesar 4,030 lebih besar dari syarat yaitu 1,5 (FK = 4,030> 1,3). Pada stabilitas lereng tubuh bendungan kondisi gempa OBE dalam kondisi aman, nilai Faktor keamanan (FK) lereng hulu sebesar 1,713 lebih besar dari syarat yaitu 1,1 (FK = 1,713 > 1,1), nilai faktor keamanan (FK) lereng hilir sebesar 3,178 lebih besar dari syarat yaitu 1,1 (FK = 3,178 > 1,1). Pada stabilitas lereng tubuh bendungan kondisi gempa MDE dalam kondisi aman, nilai Faktor keamanan (FK) lereng hulu sebesar 1,340 lebih besar dari syarat yaitu 1,00 (FK = 1,340 > 1,00), nilai faktor keamanan (FK) lereng hilir sebesar 2,262 lebih besar dari syarat yaitu 1,00 (FK = 2,262 > 1,00).en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/42423
dc.publisherUNIVERSITAS ISLAM INDONESIAen_US
dc.subjectStabilitasen_US
dc.subjectRembesanen_US
dc.subjectGeostudio 2012en_US
dc.titleAnalisis Rembesan Dan Stabilitas Pada Tubuh Bendungan (Analysis Of Seepage And Stability Of The Body Of Dam) (Studi Kasus : Bendungan Krisak, Kab Wonogiri Jawa Tengah)en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
15511247.pdf
Size:
5.93 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: