Pengaruh Penambahan Campuran Serbuk Limbah Marmer Dan Matos Soil Stabilizer Terhadap Parameter Kuat Geser Tanah Berbutir Halus (Effect Of Addition Of Marble Waste Powder Mixture And Matos Soil Stabilizer On Strong Parameters Of Finegrained Soil Shear)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pemanfaatan terkait bahan limbah marmer dalam skala besar dimungkinkan karena secara karakterisitik dan minirealoginya yang masih komprehensif dan perilaku interaksi pada tanah. Belum ada upaya yang signifikan mengenai pengolahan serbuk limbah marmer. Industri marmer banyak ditemui didaerah Tulungagung, Jawa Timur. Penggunaan serbuk limbah marmer sebagai bahan stabilisasi tanah merupakan suatu upaya untuk mengolah limbah secara efektif dalam jangka panjang. Penggunaan limbah marmer ditunjang dengan matos soil stabilizer, matos soil stabilizer merupakan serbuk halus berwarna putih yang mempunyai komposisi mineral aditif anorganik baik secara fisik maupun kimianya dapat memperkuat dan memperbaiki struktur tanah.
Parameter kuat geser tanah diperoleh menggunakan metode triaksial UU pada tanah asli dan tanah yang diberi bahan tambah serbuk limbah marmer dengan kadar 0%, 12%, 15% dan 18% serta matos sebesar 0%, 3% dan 5% dengan masa pemeraman 1 hari, 3 hari, dan 7 hari. Sampel tanah asli diambil langsung di Dusun Setran Desa Sumberarum Kecamatan Moyudan Kabupaten Sleman Daerah Isimewa Yogyakarta. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan tambah berupa serbuk limbah marmer dan matos mampu meningkatkan kuat geser tanah. Peningkatan tertinggi nilai kohesi terdapat pada variasi bahan 3% matos dan 15% serbuk limbah marmer dengan masa pemeraman 7 hari yakni dari nilai tanah asli yang awalnya sebesar 2,35 kg/cm 2 menjadi 3,60
kg/cm 2 . Sedangkan peningkatan tertinggi sudut geser dalam terdapat pada variasi bahan serbuk limbah marmer 15% dengan masa pemeraman 7 hari yakni dari nilai tanah asli yang awalnya sebesar 40,16° menjadi 57,15°.