<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Implementasi Design Thinking pada Tahap Ideate dan Prototype di SMAN 1 Sleman

dc.Identifier.NIM19523118
dc.contributor.authorFaza, Ghilman
dc.date.accessioned2024-01-12T02:18:20Z
dc.date.available2024-01-12T02:18:20Z
dc.date.issued2023
dc.description.abstractPerkembangan teknologi dan komunikasi pada abad 21 membawa dampak pada berbagai bidang kehidupan, salah satunya adalah bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan terutama siswa harus mampu beradaptasi dengan munculnya media pembelajaran dan ilmu pengetahuan baru yang berkaitan dengan teknologi dan komunikasi. Design thinking menjadi sebuah metode yang dapat membantu siswa untuk menghadapi tantangan yang ada di abad 21. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMAN 1 Sleman yang terletak di Jl. Magelang Km. 14 Medari, Jetis, Caturharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Siswa SMAN 1 Sleman dapat mengimplementasikan konsep design thinking terhadap permasalahan yang dialami sehari hari. Penelitian ini mengimplementasikan kemampuan design thinking yang berfokus pada dua tahapan yaitu tahap ideate dan prototype, yang dilakukan dalam berbagai aktivitas seperti pemberian materi, pelatihan, dan perancangan sistem. Pemberian materi diperuntukkan kepada siswa untuk memberikan penjelasan tentang design thinking pada tahap ideate dan prototype secara terstruktur dan sistematis. Pemberian materi dilakukan agar pada saat dilakukan pelatihan, siswa dapat memiliki pemahaman yang cukup sebelum memulai praktik pemecahan masalah. Hasil dari pelatihan tersebut dapat dikelompokkan menjadi menjadi dua bagian yaitu tahap ideate, dan tahap prototype. Pada tahap ideate, siswa menghasilkan beragam ide baru yang dapat memberikan solusi dan inovatif berupa fitur yang dapat diimplementasikan pada suatu sistem untuk memecahkan masalah mereka. Sementara itu, pada tahap prototype, siswa menghasilkan wireframe dan high fidelity yang digunakan sebagai acuan dalam perancangan sebuah sistem. Perancangan sistem dilakukan untuk mengimplementasikan hasil yang diperoleh dari tahapan ideate dan prototype yang telah dilakukan bersama siswa dengan mempertimbangkan identifikasi kebutuhan yang telah diperoleh dari tahap empathize dan define. Tujuan dari perancangan ini adalah memberikan solusi terhadap permasalahan mereka melalui sistem yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka. Setelah melalui rangkaian kegiatan pada program ini, siswa mampu memperoleh pemahaman terhadap metode design thinking pada tahap ideate dan prototype. Pemahaman tersebut dapat diterapkan untuk mengatasi berbagai permasalahan sehari hari serta merancang sebuah sistem yang dapat menjawab permasalahan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka. Keberhasilan program ini dievaluasi melalui pengukuran menggunakan skala likert dan skala numerik yang diberikan melalui kuesioner kepada siswa.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/46471
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSiswaen_US
dc.subjectDesign Thinkingen_US
dc.subjectIdeateen_US
dc.subjectPrototypeen_US
dc.titleImplementasi Design Thinking pada Tahap Ideate dan Prototype di SMAN 1 Slemanen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
19523118.pdf
Size:
6.54 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: