Therapeutic Drug Monitoring (TDM) terapi kombinasi metformin pada pasien DM tipe 2 dewasa berbasis pemodelan farmakokinetik-farmakodinamik populasi
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang: Diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) merupakan penyakit kronis yang memerlukan terapi jangka panjang. Variabilitas farmakokinetik dan farmakodinamik metformin antarindividu dapat memengaruhi respon terapi, sehingga diperlukan pendekatan Therapeutic Drug Monitoring (TDM) berbasis pemodelan farmakokinetik-farmakodinamik (FK-FD) populasi untuk mendukung individualisasi dosis. Metode: Penelitian observasional dengan desain prospective cross-sectional dilakukan pada 13 pasien DM tipe 2 yang menerima terapi kombinasi metformin. Kadar metformin plasma dianalisis menggunakan Ultra-High Performance Liquid Chromatography (UHPLC). Pemodelan FK-FD populasi dilakukan menggunakan pendekatan Non-Linear Mixed Effect (NLME) pada Monolix 2024R1, sedangkan simulasi regimen dosis dilakukan menggunakan Simulx 2024R1. Hasil: Model FK-FD populasi berhasil dikembangkan dengan penurunan Objective Function Value (OFV) dan goodness-of-fit yang baik. Parameter farmakokinetik populasi yang diperoleh meliputi ka 0,37 jam−1, Vd 89,38 L, dan k 0,37 jam−1. Analisis kovariat menunjukkan bahwa creatinine clearance berpengaruh signifikan terhadap volume distribusi (p=0,0027) dan tinggi badan berpengaruh signifikan terhadap parameter kout (p=0,0206). Evaluasi TDM menunjukkan bahwa sebanyak 7 dari 13 responden memiliki kadar metformin dalam rentang terapeutik, sedangkan 2 dari 13 responden belum mencapai target glukosa darah puasa. Berdasarkan hasil simulasi, penyesuaian dosis metformin menjadi 850 mg sekali sehari direkomendasikan pada dua responden. Kesimpulan: Pemodelan FK-FD populasi metformin mampu menggambarkan hubungan antara konsentrasi metformin dan respon glukosa darah puasa serta mendukung penerapan TDM dalam penentuan regimen dosis metformin secara individual.