Formulasi Sediaan Nanoemulsi Serum Antioksidan dari Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) dengan Metode DPPH (2,2-Diphenil-1- Picrylhydrazyl)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Salah satu tumbuhan di Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan yaitu daun pegagan atau dalam bahasa latin disebut dengan Centella asiatica (L.) Urban. Dalam penelitian ini dilakukan formulasi sediaan nanoemulsi serum dari ekstrak daun pegagan dengan menggunakan sistem Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS). Tahapan dari penelitian ini yaitu ekstraksi dengan maserasi, aktivitas antioksidan dengan DPPH, skrinning fitokimia, identifikasi senyawa flavonoid dengan pereaksi geser dan spektrofotometer UV-Vis, formulasi sediaan nanoemulsi ekstrak, karakterisasi sediaan nanoemulsi meliputi uji pH, uji transmitansi, uji stabilitas, uji viskositas, karakterisasi nanopartikel dengan PSA, uji aktivitas antioksidan dengan DPPH serta uji iritasi pada hewan uji coba kelinci. Hasil penelitian menunjukkan %rendemen ekstrak daun pegagan 14,45%, aktivitas antioksidan (IC50) ekstrak 26,255 ppm dengan senyawa utama asiaticoside. Formulasi SNEDDS diperoleh melalui pencampuran surfaktan Tween 80, kosurfaktan Span 80 dan olive oil sebagai fase minyak dengan komposisi formula sediaan adalah 2;1;0,5mL. Terdapat tiga variasi formulasi dan dipilih formula 2 karena kestabilannya dengan perolehan pH sebesar 5,9, nilai %transmitansi sebesar 95,78%, nilai viskositas sebesar 53,82 cP, rerata ukuran partikel ekstrak sebesar 173,95 nm dengan indeks polidispersitas 0,304. Nilai IC50 sediaan nanoemulsi ekstrak daun pegagan yaitu 253,071 ppm. Terdapat 10% ekstrak dari total sediaan dengan IC50 sebesar 25,307 ppm serta tidak terjadi iritasi pada hewan uji coba.