<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Kualitas Layanan Pengantaran dengan Pendekatan DMAIC dan Failure Mode Effect Analysis untuk mengidentifikasi Kegagalan Pencapaian Standar Waktu Penyerahan Pada PT. Pos Indonesia KCP Kebunkopi 21657b1

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

PT. Pos Indonesia (persero) Kebunkopi 21657B1 merupakan perusahaan BUMN penyedia layanan pengiriman barang, surat maupun paket kepada masyarakat luas, baik dalam negeri. Dalam penelitian ini berfokus pada jenis pengiriman Paket jumbo ekonomi, Pos Express, dan Pos Kilat Khusus. Kendala yang dihadapi perusahaan adalah jumlah karyawan yang tidak optimal, kurang teliti, dan perubahan demand permintaan pengiriman yang menyebabkan overtime dan keterlambatan pada pengiriman ini ditujukan bahwa adanya kegagalan/ defect pada bagian pengantaran kiriman yang menunjukkan nilai 22,33% yang berarti bahwa nilai tersebut melebihi 2% sehingga dianggap tidak wajar oleh perusahaan, maka perlu adanya analisis potensi penyebab adanya kegagalan yang menyebabkan terjadinya defect sehingga diperlukan perbaikan untuk meminimasi kegagalan pengantaran kiriman tersebut. Penelitian ini menggunakan konsep DMAIC (Define, Measure, Analysis, Improve, Control) untuk mengetahui karakteristik defect pengantaran kiriman, dan untuk metode FMEA digunakan untuk mengidentifikasi potensi kegagalan berdasarkan nilai RPN pada tahapan Measure. Berdasarkan pendekatan DMAIC dan FMEA berdasarkan analisis diagram pareto didapatkan hasil perhitungan FMEA berdasarkan nilai RPN tertinggi, yaitu Rumah Kosong dengan nilai RPN 392, dan Kurang pemahaman kurir pada wilayah pengantaran dengan nilai RPN 240, Rekomendasi usulan perbaikan dengan menggunakan 5W +1H.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By