<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisa Pengaruh Biaya Keagenan, Kesempatan Investasi dan Posisi Likuiditas Perusahaan terhadap Kebijakan Deviden

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kebijakan deviden merupakan salah satu fungsi dari ketiga fungsi manajemen keuangan, yaitu keputusan investasi dan keputusan pembelanjaan. Kebijakan deviden merupakan suatu kebijakan guna menentukan apakah dana yang diperoleh dari hasil operasi penisahaan akan dibagikan kepada pemegang saham atau ditahan sebagai return earnings. Adanya pemisahan dalam penisahaan antara pemilik dan pengelola penisahaan dapat menimbulkan masalah keagenan karena adanya perbedaan kepentingan antara pemilik penisahaan dengan pengelola penisahaan (manajer). Untuk mengurangi masalah keagenan dapat dilakukan dengan kebijakan deviden. Penisahaan yang mempunyai kesempatan investasi yang lebih besar tentunya memerlukan dana yang besar guna membiayai investasinya dan hal ini mempengaruhi manajemen dalam menentukan kebijakan devidennya. Deviden juga mempakan "cash outflow" yang mana hal ini berarti makin kuat posisi likuiditas penisahaan berarti semakin besar kemampuannya untuk membayar deviden begitu pula sebaliknya. Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui pengaruh biaya keagenan, kesempatan investasi, dan posisi likuiditas terhadap kebijakan deviden menggunakan metode regresi berganda dengan SPSS. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa biaya keagenan yang diproksikan dengan Institusional ownership tidak berpengaruh signifikan begitu pula dengan SALESG sebagai salah satu proksi dari kesempatan investasi juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan deviden. Sedang MVEBVE yang juga sebagai salah satu proksi kesempatan investasi dan CASH RATIO sebagai proksi dari posisi likuiditas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kebijakan deviden.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By