<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perilaku Seksual Siswa dan Upaya Pendidikan Seks di Madrasah Aliyah (X) Magelang

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perilaku seksual siswa yang menyimpang pada beberapa sekolah atau madrasah menjadikan keprihatinan bagi pengamat pendidikan, tenaga kependidikan dan seluruh civitas akademika maupun masyarakat pemerhati pendidikan. Perlu adanya peningkatan pemberian pendidikan seks pada beberapa sekolah untuk mengantisipasi maraknya perilaku seksual siswa. Penelitian ini bertujuan untuk 1. Mengetahui bagaimana perilaku seks para siswa MA (X) Magelang 2. Mengetahui bagaimana pendidikan seks yang dilaksanakan pada para siswa MA (X) Magelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala madrasah, guru BK (Bimbingan dan Konseling), guru PAI yang meliputi mata pelajaran Fiqh, Aqidah Akhlaq.dan Al Qur'an Hadits, guru Penjasorkes (Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan), guru Biologi, wali kelas, dan para siswa serta satpain MA (X) Magelang. Objek penelitian ini berupa perilaku seksual siswa dan upaya pendidikan seks di Madrasah Aliyah (X) Magelang. Teknik yang digunakan dalam menentukan subjek penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu memiliki kriteria tertentu yang dapat memperkuat alasan seseorang menjadi subjek penelitiannya. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk perilaku seks siswa MA (X) Magelang adalah perasaan tertarik kepada lawan jenis, bercumbu, meraba dan bersenggama serta onani yang merupakan tindakan pemunsan seksual oleh diri sendiri. Pendidikan seks yang diterapkan di MA (X) Magelang dilakukan secara langsung (khusus) yakni dengan mengadakan sosialosasi pendidikan seks yang melibatkan dinas terkait seperti, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial serta tokoh masyarakat (ulama) maupun tidak langsung (umum) dengan mengintegrasikan muatan pendidikan seks dalam mata pelajaran agama yaitu Al Qur'an Hadist. Fiqh, Aqidah Akhlak, dan mata pelajaran umum seperti, Biologi dan penjasorkes (Pendidikan Jasmani dan olahraga ). Dalam pelaksanaan pendidikan seksual, metode yang digunakan guru adalah tanya jawab, pembiasaan, keteladanan, serta pemberian hukuman dan pengawasan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By