<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

OPTIMASI WAKTU DAN BIAYA DENGAN METODE CRASHING PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN PEMERINTAH

Abstract

Proyek konstruksi merupakan rangkaian kegiatan yang saling berhubungan antara pekerjaan yang satu dengan pekerjaan yang lainnya. Semakin besar suatu lingkup proyek konstruksi, tidak menutup kemungkinan masalah yang dihadapi pun juga semakin besar, seperti pada pengaturan tenaga kerja, pengaturan biaya, pengaturan waktu, maupun pada pengaturan peralatan yang digunakan. Apabila permasalahan yang terjadi tidak ditangani secara tepat dan cepat, maka yang terjadi adalah timbul permasalahan baru seperti keterlambatan dalam penyelesaian proyek, pembengkakan biaya hingga pemborosan sumber daya. Oleh karena itu solusi yang tepat adalah perlu adanya perhatian yang lebih terhadap penjadwalan pelaksanaan suatu proyek konstruksi yang menunjukkan kapan berlangsungnya setiap kegiatan proyek sehingga sumber daya dapat disediakan sesuai waktu dan keperluan secara tepat. Metode crashing merupakan alternatif bagi perencana proyek dalam menyusun perencanaan yang terbaik, sehingga dapat dihasilkan kondisi keuntungan maksimal yang diinginkan dengan biaya yang paling optimum. Menurut Satuan kerja (Satker) Perumahan terjadi keterlambatan dalam penyelesaian dibeberapa proyek perumahan rumah susun (rusun) pemerintah pada tahun anggaran 2018. Melihat peristiwa yang terjadi tersebut pada penelitian ini akan dilakukan analisis percepatan durasi waktu proyek (crashing) pada pelaksanaan Proyek Konstruksi Pembangunan Rumah Susun Sewa Pemerintah dengan metode preseden diagram (PDM) menggunakan Software Microsoft Project 2013, sehingga didapatkan pekerjaan-pekerjaan yang berada dilintasan kritis. Pekerjaan-pekerjaan yang berada di lintasan kritis tersebut akan dilakukan perhitungan crashing dengan beberapa alternatif yaitu penambahan jam kerja (lembur), dan penambahan tenaga kerja (resource). Hasil akhir dari dua alternatif perhitungan crashing tersebut akan diperoleh berupa percepatan durasi waktu suatu proyek dengan biaya yang seoptimal mungkin. Dari hasil penelitian optimasi waktu dan biaya dengan metode crashing pada proyek pembangunan rumah susun menggunakan alternatif penambahan jam kerja (lembur) selama 4 jam, 5 jam, 6 jam, dan 7 jam serta alternatif yang kedua dengan variasi penambahan tenaga kerja sebesar 25%, 50%, 75% dan 100% dari jumlah tenaga normal didapatkan hasil akhir dari alternatif yang paling optimum dari kedua alternatif tersebut adalah pada alternatif penambahan tenaga kerja sebesar 50% dari jumlah tenaga normal, didapatkan durasi crash menjadi 117 hari dari durasi normal sebesar 156 hari atau terjadi percepatan durasi sebesar 39 hari, dengan didapatkan biaya total sebesar Rp2.658.828.073 dari biaya total normal sebesar Rp2.720.246.073 atau terjadi penurunan biaya total sebesar 2,26%.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By