<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Kuat Arus Listrik dan Konsentrasi Elektrolit Terhadap Hasil Pewarnaan Anodizing dengan Pewarna Alami Bubuk Kayu Secang

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Anodizing merupakan pelapisan logam dengan cara mengoksidasi permukaan logam aluminium secara elektrolitik yang tujuannya menghasilkan lapisan oksida mencapai ketebalan tertentu dan karakteristik lainnya. Prinsip dasar anodizing melibatkan pembentukan lapisan oksida aluminium yang keras dan tahan lama melalui proses elektrolisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat arus dan konsentrasi larutan elektrolit pada hasil pewarnaan anodizing dan mengetahui apakah bubuk secang bisa menjadi alternatif pewarna anodizing yang ramah lingkungan. Alasan pemilihan secang sebagai pewarna anodizing pada penelitian ini dibanding pewarna lain diantaranya adalah memiliki kandungan pigmen yang kuat, mudah didapat dan harganya terjangkau. Variasi kuat arus yang digunakan pada penelitian ini diantaranya 1A, 3 A, dan 5 A, sedangkan variasi konsentrasi elektrolit yang digunakan diantaranya 1:2, 1:3, dan 1:4. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kuat arus dan konsentrasi larutan elektrolit yang digunakan berpengaruh pada lapisan oksida yang terbentuk pada permukaan aluminium, semakin tinggi arus yang dialirkan dan semakin besar volume asam sulfat sebagai elektrolit untuk anodizing, semakin tebal juga lapisan oksida yang terbentuk yang ditandai dengan warna yang dihasilkan lebih pekat karena lapisan oksida yang tebal menyerap warna lebih banyak juga. Ekstrak secang bisa menjadi alternatif pewarna anodizing yang terjangkau dan ramah lingkungan jika pengolahan produk dan limbahnya dilakukan dengan bijak. Kuat arus 6 A dan perbandingan konsentrasi elektrolit 1:2 menghasilkan warna dengan pemerataan yang paling baik.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By