<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penerapan Multi Smart Contract pada Naive Chain untuk Meningkatkan Integritas Bukti Digital dan Chain of Custody

dc.Identifier.NIM16917202
dc.contributor.advisorDr. Yudi Prayudi, S.Si, M.Kom
dc.contributor.authorArif Surya Putra
dc.date.accessioned2021-06-25T07:34:55Z
dc.date.available2021-06-25T07:34:55Z
dc.date.issued2020-12-05
dc.description.abstractBukti digital yang disimpan dalam blok mengurangi kinerja blok, mengurangi kecepatan akses blok dan membuat media penyimpanan data cepat habis karena data yang akan tersimpan ke dalam blok akan terus bertambah meskipun bukti digital tersebut dihapus dari blok. Informasi-informasi metadata yang diambil dari bukti digital yang hanya berupa informasi dasar terkait bukti digital dapat mengurangi integritas bukti digital dan juga menyulitkan penyidik dalam mengidentifikasi bukti digital yang ditemukan. Pengurangan integritas bukti digital dapat menyebabkan bukti digital ditolak dalam persidangan. Upaya menyelesaikan permasalahan tersebut maka diajukan sebuah model multi-smart contract dalam mengelola bukti digital dan chain of cusotdy agar kekurangan atau kelemahan untuk memperoleh informasi terkait pengelolaan bukti digital tersebut bisa lebih lengkap dan sempurna. Pemanfaatan multi smart contract juga diharapkan mampu meningkatkan kinerja blok dan juga bisa membuat media penyimpanan bukti digital lebih optimal. Langkahlangkah untuk membuat sistem multi smart contract dimulai dengan melakukan identifikasi masalah yang dihadapi terkait kekurangan atau kelemahan metode yang digunakan pada pengelolaan bukti digital yang sudah ada sebelumnya serta alasan pentingnya menerapkan model baru tersebut. Kedua, melakukan studi literatur untuk memperkaya informasi dalam rangka pengembangan dan perancangan metode baru yang diajukan dalam penelitian ini. Ketiga, merancang dan membangun sebuah sistem multi-smart contract untuk memisahkan bukti digital berdasarkan jenis atau tipenya agar setelah diproses dapat menghasilkan informasi yang lebih lengkap dan lebih informatif dalam kegiatan pengelolaan bukti digital dan meningkatkan integritas bukti digital. Ketiga, melakukan pengujian terhadap implementasi, integritas, dan performa sistem multi smart contract yang sudah dibangun. Keempat, melakukan analisa terhadap desain multi-smart contract yang sudah dibuat tersebut untuk mengetahui dan mengambil kesimpulan dengan cara membandingkan dengan metode sebelumnya. Hasil dari penerapan multi cmart contract ditemukan bahwa bukti digital memiliki karakteristik dan detail informasi yang berbeda-beda antara satu jenis bukti digital gambar, audio, video, dan dokumen atau jenis bukti digital lainnya. Informasi yang lebih detail mampu meningkatkan integritas bukti digital. Otomatisasi dalam membuat hash dan ekstraksi informasi dari suatu bukti digital dapat mempersingkat waktu first responder dalam menginputkan form isian pada sistem multi smart contract. Penyimpanan bukti digital di luar blok dapat meningkatkan performa sistem multi smart contract. Penyimpanan bukti yang terbatas pada alat bukti persidangan mampu mengoptimalkan media penyimpanan bukti digital.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/29692
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectmulti-smart contracten_US
dc.subjectchain of custodyen_US
dc.subjectblockchainen_US
dc.subjectfile propertiesen_US
dc.titlePenerapan Multi Smart Contract pada Naive Chain untuk Meningkatkan Integritas Bukti Digital dan Chain of Custodyen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
16917202 Arif Surya Putra.pdf
Size:
4.1 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: