<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peran Notaris dalam Perjanjian Kredit Kepemilikan Rumah Bersubsidi dntara Bank Konvensional dan Akad Pada Bank Syariah (Studi Bank BNI dan BSI Cabang Baubau Sulawesi Tenggara)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kepemilikan rumah merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat Indonesia, namun harga properti yang terus meningkat menyebabkan rumah sulit terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah. Oleh karena itu, program kredit kepemilikan rumah bersubsidi menjadi penting untuk membantu memenuhi kebutuhan perumahan. Saat ini, terdapat dua skema utama untuk kredit kepemilikan rumah bersubsidi, yaitu melalui kredit bank konvensional dan pembiayaan perbankan syariah, yang melibatkan peran notaris dalam pembuatan akta jual beli dan akad pembiayaan. Meskipun sama-sama melibatkan notaris, terdapat perbedaan mendasar dalam akad yang digunakan pada kedua skema tersebut, yaitu akad berbasis bunga/riba pada bank konvensional dan akad berbasis imbalan atau bagi hasil sesuai syariat Islam pada perbankan syariah. Penelitian yang membandingkan secara detail peran notaris pada proses kredit kepemilikan rumah bersubsidi di bank konvensional dan bank syariah masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan peran notaris dalam proses legalitas perjanjian kredit kepemilikan rumah bersubsidi bank konvensional dan bank syariah dengan mengambil studi kasus pada Bank BNI dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, serta implikasinya terhadap aspek legalitas dan perlindungan hukum bagi nasabah. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan menjadi masukan untuk penyempurnaan kebijakan dan praktik pembiayaan perumahan bersubsidi di Indonesia.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By