<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peran Guru dalam Menanamkan Karakter Lintas Budaya Pada Siswa MAN 3 Banyuwangi

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kontradiksi kepribadian siswa MAN 3 Banyuwangi yang berasal dari suku Jawa, Osing, dan Madura. Kebijakan madrasah yang mendukung keberagaman budaya menjadi dasar penelitian ini, dengan fokus pada peran guru dalam menanamkan karakter lintas budaya pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penentu informan, peneliti mengunakan teknik purposive sampling yang meliputi: kepala madrasah, guru, dan siswa MAN 3 Banyuwangi yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda.. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dijamin dengan triangulasi data, sementara analisis data terdiri tahap pengumpulan, kondensasi, penyajian, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di MAN 3 Banyuwangi memainkan peran penting dalam menanamkan karakter lintas budaya, yaitu: 1) Sebagai agen perubahan dan teladan; 2) Sebagai pembimbing dalam memahami kesulitan; 3) Sebagai pengait materi ajar dengan karakter lintas budaya; 4) Sebagai penghubung perbedaan budaya; 5) Sebagai pengingat karakter lintas budaya. Faktor penghambat dalam penanaman karakter lintas budaya meliputi: 1) Prasangka atau stereotip; 2) Perbedaan karakter dan latar belakang siswa; 3) Keterbatasan pemahaman bahasa; 4) Pandangan yang kuat terhadap nilai budaya sendiri; 5) Tingkat heterogenitas yang tinggi. Faktor pendukungnya antara lain: 1) Visi, misi, dan tujuan madrasah; 2) Integrasi nilai lintas budaya dalam kurikulum terpadu; 3) Program pembiasaan dan kegiatan rutin; 4) Lingkungan madrasah yang inklusif; 5) Fasilitas yang memadai.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By