Determinan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Godean II Pada Tahun 2021
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Prevalensi anemia gravidarum di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih cukup tinggi. Pemeriksaan Kehamilan atau Antenatal Care merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan serta mempertahankan Kesehatan ibu dan bayi. Pada tahun 2021, pandemi COVID-19 di Indonesia mencapai puncaknya dan ini berdampak terhadap akses layanan kesehatan ibu dan anak, termasuk terhadap kunjungan ANC. Karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan kunjungan ANC dan determinan lainnya terhadap kejadian anemia pada ibu hamil selama pandemi COVID-19. Tujuan Penelitian: Menjelaskan determinan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Godean II pada tahun 2021 Metode Penelitian: Penelitian case control ini menggunakan data rekam medis Puskesmas Godean II Kabupaten Sleman tahun 2021. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik consecutive sampling. Kelompok kasus (n=30) adalah pasien ibu hamil dengan anemia gravidarum (Hb < 11g/dL) dan kelompok kontrol (n=30) adalah pasien ibu hamil tidak dengan anemia gravidarum (Hb ≥ 11 g/dL). Variabel bebas penelitian ini adalah frekuensi kunjungan ANC, usia ibu, pekerjaan ibu, pendidikan ibu, status paritas, jarak kehamilan, status nutrisi, riwayat komorbid, dan waktu kunjungan K1. Variabel terikatnya adalah anemia gravidarum. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan uji chi-square, dan analisis multivariat dengan regresi logistik. Hasil: Determinan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Godean II adalah frekuensi kunjungan ANC (< 4 dan ≥ 4 kali kunjungan) diperoleh (p value 0,001, OR 10.7, 95% CI 2.148-53.348) dan waktu kunjungan K1 diperoleh (p value 0,000, OR 13.00, 95% CI 3.551-47.597). Analisis multivariat menunjukkan kedua variabel diatas memiliki p value < 0,05. Simpulan: Faktor yang paling berperan dalam kejadian anemia gravidarum di Puskesmas Godean II, Kabupaten Sleman pada tahun 2021 adalah frekuensi kunjungan ANC dan waktu kunjungan pertama ANC (K1).