Uji Toksisitas dengan Metode Whole Effluent Toxicity (WET) menggunakan Daphnia sp. terhadap Limbah Industri Batik yang menggunakan Zat Warna Alami dan Sintetis
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Jenis pewarnaan yang digunakan pada industri batik diantaranya pewarna sintetis dan alami. Pewarna alami menggunakan bahan yang berasal dari daun indigo, biji jolawe dll. Sedangkan pewarna alami menggunakan bahan tertentu seperti logam. Penggunaan zat pewarna dalam industri batik dapat mempengaruhi tingkat toksisitas pada limbah yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat toksisitas limbah pewarna alami dan sintetis pada limbah industri batik menggunakan metode Whole Effluent Toxicity (WET) dengan hewan uji yang digunakan yaitu Daphnia Sp. Serta mengidentifikasi terkait parameter kimia yang terkandung pada limbah pewarna. Berdasarkan Peraturan Daerah DIY No. 7 Tahun 2016, pada hasil penelitian ini terdapat beberapa parameter yang tidak memenuhi baku mutu diantaranya pada pewarna sintetis yaitu BOD5, COD, TSS, Fenol, Sulfida (Sebagai S) dan Minyak dan Lemak Total. Sedangkan pada pewarna alami meliputi BOD5, COD, TDS, TSS, Sulfida (Sebagai S) dan Minyak dan Lemak Total. Hasil uji toksisitas dilakukan perhitungan LC50 menggunakan metode Probit. Dihasilkan nilai LC50 pewarna sintetis dengan waktu paparan 48 jam sebesar 4,45 dengan nilai TUa sebesar 22,5. Pewarna alami tidak terdapat nilai LC50, disebabkan pada uji pendahuluan konsentrasi terendah 0,01% mengalami kematian total dalam waktu 24 jam.