<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Upaya Rusia dalam Penggiringan Opini dengan Implementasi Propaganda Komputasional pada Pemilihan Presiden Amerika Serikat Tahun 2015-2017

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pembubaran Uni Soviet menandai bahwa perang dingin telah berakhir, akan tetapi adanya hal tersebut tidak membuat ketegangan antara kedua pihak berakhir begitu saja Ketegangan antara Amerika Serikat dan Rusia juga berlangsung beralih pada media sosial dan media komunikasi dan semakin memanas. Perubahan teknologi dalam dunia siber telah membuka ruang komunikasi yang lebih efektif, dimana hal ini dimanfaatkan oleh negara untuk mencapai kepentingan politik masing-masing. Hal ini diperlihatkan adanya upaya intervensi oleh Rusia terhadap pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2016 dengan propaganda komputasional. Pemanfaatan media sosial seperti Facebook dan Twitter yang banyak digunakan oleh masyarakat publik Amerika, dipengaruhi oleh autnomous agents sebagai aktor penggerak dalam penyebaran pesan dan informasi dalam konsep propaganda komputasional, dengan memanfaatkan Big Data sebagai algoritma untuk mengkategorikan serta pengelompokan target pengaruh informasi yang dilakukan oleh Rusia. Upaya Rusia bertujuan untuk menggiring opini dan menimbulkan polarisasi politik di kalangan masyarakat publik Amerika Serikat.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By