Fenomena Islamofobia di Korea Selatan Terhadap Komunitas Muslim Melalui Perspektif Kekerasan Kultural (2017-2022)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Isu fenomena islamofobia dan kekerasan kultural terhadap kelompok minoritas merupakan salah satu isu yang sering terjadi di Korea Selatan. Islamofobia itu bukan hanya praktik diskriminasi saja, melainkan juga manifestasi dari kekerasan kultural yang membuat sikap dan tindakan diskriminasi terhadap komunitas muslim dianggap wajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana bentuk-bentuk kekerasan kultural yang dilakukan oleh masyarakat Korea Selatan terhadap komunitas muslim yang ada di Korea Selatan. Kerangka pemikiran penelitian ini menggunakan konsep kekerasan kultural Johan Galtung dalam meninjau kekerasan kultural yang terjadi terhadap komunitas muslim di Korea Selatan. Melalui teori temuan penelitian didapatkan dan dapat di identifikasi bentuk-bentuk kekerasan kultural yang dilakukan masyarakat Korea Selatan terhadap komunitas muslim dengan menggunakan beberapa aspek yang relevan yaitu aspek agama, ideologi, bahasa dan seni. Hasil dari penelitian ini berhasil menjawab rumusan masalah terkait bagaimana bentuk-bentuk kekerasan kultural terjadi terhadap komunitas muslim di Korea Selatan karena adanya ajaran agama kristen konservatif yang mayoritas masih kuat, budaya homogen dan nasionalisme etnik yang kuat serta budaya bahasa dan seni yang masih mendominasi. Budaya-budaya ini menganggap bahwa komunitas atau etnis lainnya sebagai objek yang rendah dan tidak setara, sehingga memicu terjadinya berbagai bentuk kekerasan kultural.