<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Strategi Komunikasi Disdukcapil Kabupaten Jepara dalam meningkatkan Kesadaran Kepemilikan Dokumen Kependudukan

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penyelenggaraan pelayanan publik menjadi salah satu program yang dibentuk pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat pada fungsi pelayanan. Meskipun demikian, tidak jarang dalam pelayanan publik ditemui beberapa permasalahan terkait kinerja. Tidak hanya terjadi di dalam instansi pelayanan, permasalahan kinerja juga dapat muncul dari masyarakat sebagai publik. Belum dimilikinya pemahaman atas ketentuan dan syarat sebagai bentuk prosedur pelayanan menjadi hal yang mempengaruhi kesadaran pengurusan yang rendah. Selayaknya penyelenggara pelayanan publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara menjadi salah satunya. Masyarakat sebagian masih belum paham pentingnya mengurus dokumen kependudukan dan sering mengurus berkas hanya ketika terdesak keadaan. Fenomena seperti ini dapat ditemui sebab kesadaran dari setiap individu masyarakat belum tertanam dengan baik. Selain itu, banyak ditemukan pemberitaan negatif pada media online tentang kekecewaan masyarakat terkait pelayanan instansi pemerintah, termasuk Disdukcapil Kabupaten Jepara. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penggunaan strategi komunikasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kepemilikan dokumen kependudukan di Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik triangulasi dengan wawancara dan dokumentasi. Menggunakan teori penerapan strategi komunikasi dalam elemen komunikasi Lasswell untuk melihat strategi komunikasi Disdukcapil Kabupaten Jepara dalam meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan dari dampak yang ingin diwujudkan adalah tercapainya tertib kepemilikan dokumen kependudukan dari masyarakat. Strategi komunikasi yang dilakukan melalui beberapa tahapan antara lain riset permasalahan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan laporan kegiatan kepada atasan. Strategi yang dominan digunakan yaitu dengan pemanfaatan keberagaman media diantaranya media portal online, media sosial (Instagram, Twitter, Facebook, Tiktok, Whatsapp), media luar ruang, media radio, media tatap muka dan konsultasi. Selain itu, Disdukcapil mampu mengelola pesan dengan baik bersama memperhatikan sifat pesan secara informatif, edukatif dan persuasif. Pesan turut menjadi strategi yang digunakan dengan memuat konten perundang-undangan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan sehingga masyarakat akan lebih mudah untuk patuh. Sebab adanya undang-undang bersifat mengikat kepada seluruh masyarakat maupun pemerintah.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By