<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Potensi Kompos dan Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) pada Capsicum frutescens L. di Lahan Bekas Tambang Emas di Desa Kalirejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Di Indonesia masih banyak ditemui penambangan emas tradisional yang mengesampingkan masalah lingkungan baik saat beroperasi maupun sudah tidak beroperasi. Penambang emas di Kulon Progo mengolah emas secara langsung di lokasi penambangan dengan menggunakan merkuri melalui teknik amalgamasi. Hal ini menimbulkan pencemaran lingkungan yang berisiko membahayakan kesehatan masyarakat sekitar. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kontaminasi logam berat di lingkungan dan pencemaran karena limbah berpotensi meresap ke dalam tanah atau terbawa aliran air menuju sungai di sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalis potensi bahan pembenah tanah seperti kompos dan AMF terhadap perbaikan kualitas tanah dan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini dilakukan pada skala rumah kaca dengan menggunakan sampel tanah bekas tambang emas. Tanah tersebut diberi perlakuan berupa bahan pembenah kompos dan arbuscular mycorrhizal fungi (AMF), kemudian dijadikan media tanam cabai rawit Capsicum frutescens L. dalam polybag. Perlakuan kombinasi kompos dan AMF dibandingkan dengan kontrol tanpa perlakuan. Analisis kandungan nutrisi dan logam berat merkuri (Hg) tanah dilakukan menggunakan spektrofotmetri, AAS, dan ICP-MS. Data hasil pengamatan kemudian dianalisis untuk membandingkan efektivitas perlakuan terhadap kontrol dalam memperbaiki kualitas tanah bekas tambang emas. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya tendensi perbaikan status kualitas tanah tanaman K1+M. Terlihat bahwasanya tanaman K1+M memiliki konsentrasi yang lebih tinggi ketimbang tanaman kontrol, seperti kadar air tanah 2,13%, konsentrasi sulfat tanah 512 mg/kg, dan konsentrasi P2O5 tanah 6,939 mg/kg. Lalu juga menunjukkan adanya tendensi kenaikan terhadap pertumbuhan tanaman Capsicum frutescens L. yang terlihat pada tanaman K1+M saat akhir masa pengamatan peningkatan rerata tinggi batangnya 18,5 cm, diameter batangnya 2,5 mm, dan jumlah daunnya 5 pcs.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By