Aktivisme Siber Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) untuk Mendukung Palestina Terhadap Israel Tahun 2023-2024
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini membahas perkembangan dan proses mobilisasi serta dampaknya dalam konteks gerakan Boycott, Divestment, dan Sanctions (BDS) pada periode 2023-2024 yang menguat setelah peristiwa 7 Oktober 2023. Eskalasi kekerasan terjadi di Gaza memicu respons global di ruang digital dan aksi fisik di berbagai
negara. Penelitian ini menggunakan teori Aktivisme Siber dari Rodrigo Sandoval- Almazan dan J. Ramon Gil-Garcia dengan empat tahap; Triggering Event, Media
Response, Viral Organization, dan Physical Response. Peristiwa 7 Oktober menjadi Triggering Event, diikuti Media Response internasional seperti Al Jazeera, BBC, dan CNN yang memperkuat penyebaran isu. Tahap Viral Organization tampak melalui lonjakan penggunaan tagar pro-Palestina, kampanye digital BDS, serta keterlibatan influencer dan organisasi global. Physical Response dilakukan dalam bentuk demonstrasi, aksi boikot, serta tekanan publik yang mendorong perusahaan dan institusi untuk melakukan divestasi atau memutus kerja sama dengan entitas terkait Israel. Dengan adanya gabungan mobilisasi digital dan aksi nyata menjadikan BDS sebagai bentuk aktivisme transnasional yang efektif memberikan tekanan ekonomi dan politik.