Faktor-faktor yang mempengaruhi Barista Melakukan Fraud dengan Pendekatan Fraud Pentagon
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Bisnis coffeeshop di era sekarang sangatlah berkembang, banyak coffeeshop yang baru terbuka di setiap kota yang ada di Indonesia, bahkan di daerah Sleman, Yogyakarta sendiri sudah banyak store yang terbuka. Selain banyak coffeeshop yang terbuka ada juga yang mengulung tikar dikarena mengalami kerugian. Kerugian yang terjadi tidak terlepas dari adanya tindak kecurangan yang terjadi di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentikfikasi pengaruh faktor-faktor fraud pentagon yaitu, tekanan, kesempatan, rasionalisasi, kemampuan dan arogansi terhadap tindak kecurangan oleh barista yang bekerja di coffeeshop di daerah Sleman, Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, dengan sumber data berasal dari data primer dan sekunder. Data primer didapatkan dari kuisoner yang dibagikan kepada barista dan mantan barista yang bekerja di daerah Sleman,Yogyakarta. Data sekunder didapatkan dari penelitian terdahulu, artikel, jurnal dan literatur terkait. Hasil dari data yang terkumpul diolah menggunakan uji regresi logistik. Berdasarkan hasil dari analisis data, dapat disimpulkan bahwa tekanan memberikan pengaruh positif terhadap tindak kecurangan menandakan bahwa barista tidak dapat mengatasi tekanan yang didapatkan sehingga ia mengambil keputusan yang tidak etis. Faktor kesempatan, rasionalisasi, kemampuan dan arogansi tidak memiliki pengaruh terhadap tindak kecurangan menandakan bahwa tindak kecurangan yang dilakukan barista digerakkan oleh rasa keserakahan yang dimilikinya.