<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Pengendalian Kualitas Dengan Menggunakan Unifikasi Metode Six Sigma Dan Metode Triz Guna Mengurangi Produk Cacat Pada Proses Pembuatan Komponen Pada Mill 1 (Studi Kasus: Pt Alis Jaya Ciptatama)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

PT Alis Jaya Ciptatama adalah perusahaan yang berfokus kepada produksi barang mebel dengan berbahan dasar kayu mahoni dan kayu jati sebagai bahan baku utamanya, dan pendistribusiannya pun dilakukan secara export sehingga dibutuhkan produk yang benarbenar

bermutu tinggi. PT Alis Jaya Ciptatama diketahui memiliki permasalahan pengendalian kualitas pembuatan komponen pada lantai produksi Mill 1. Akibat dari permasalahan tersebut menyebabkan timbul komponen yang cacat, hal ini tentunya menyebabkan perusahaan mengalami kerugian. Karena perusahaan harus mengulang proses manufaktur yang menimbulkan tambahan biaya produksi. Perusahaan harus menemukan cara untuk mengurangi jumlah komponen yang cacat dalam setiap proses manufaktur. Metode Six Sigma merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengurangi hal tersebut. Pada penelitian ini digunakan metode Six Sigma untuk menganalisis masalah dengan menggunakan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan bahwa terdapat 5 jenis cacat yang terjadi. Dari 5 jenis cacat tersebut diketahui 1 jenis cacat yang memiliki persentase terbesar adalah cacat kayu bengkok yang disebabkan oleh operator dengan frekuensi 2584 produk dan persentase sebesar 26%. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, diperoleh nilai DPMO rata-rata sebesar 22864,88608 dan tingkat sigma sebesar 3,54. Berdasarkan identifikasi penyebab dengan menggunakan Fishbone Diagram dan analisis FMEA, diketahui faktor penyebab dari cacat tersebut adalah operator menaruh stick sembarangan pada proses setelah pengeringan komponen kayu, sehingga menyebabkan komponen kayu menjadi bengkok. Rekomendasi perbaikan yang diberikan berdasar kepada 40 Inventive Principle TRIZ adalah melakukan pengawasan secara periodik atau terus menerus untuk mengurangi terjadinya tindakan yang dapat menyebabkan cacat.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By