<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Regulasi Diri dalam Belajar dengan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah intensitas penggunaan media sosial dan regulasi diri dalam belajar dapat memprediksi prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 198 mahasiswa yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Short Form-Academic Procrastination Scale (APS-S) yang dikembangkan dan dianalisis psikometrik oleh Yockey (2016) versi singkat dari Academic Procrastination Scale (APS) yang dibuat oleh McCloskey (2011). Kemudian, alat ukur intensitas penggunaan media sosial pada penelitian ini menggunakan Social Networking Time Use Scale (SONTUS) dari Olufadi (2016). Adapun skala regulasi diri dalam belajar menggunakan skala Motivated Strategies and Learning Questionnaire (MSLQ) yang dikembangkan oleh Pintrich, Smith, Garcia, McKeachie (1991). Pengujian hipotesis penelitian menggunakan metode analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis, menunjukan bahwa intensitas penggunaan media sosial dan regulasi diri dalam belajar secara bersama-sama dapat memprediksi terjadinya prokrastinasi akademik pada mahasiswa F= 7.545, p=0,000 (p < 0,05). Kemudian secara parsial, hanya regulasi diri dalam belajar yang mampu memprediksi prokrastinasi akademik pada mahasiswa, sementara intensitas penggunaan media sosial tidak mampu memprediksi prokrastinasi akademik pada mahasiswa.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By