<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Potensi Ginseng (Panax Sp) Sebagai Antikanker Pada Kanker Payudara: Scoping Review

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang : Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di seluruh dunia. Terapi standar seperti kemoterapi dan hormon terapi sering menimbulkan efek samping berat serta resistensi obat. Ginseng (Panax sp.) mengandung senyawa aktif utama berupa ginsenosida yang terbukti memiliki aktivitas antikanker melalui banyak mekanisme dalam berbagai penelitian eksperimental. Sehingga, penting dilakukan pemetaan ilmiah terkait potensi ginseng sebagai agen antikanker pada kanker payudara. Tujuan: Meninjau dan memetakan bukti ilmiah mengenai potensi ginseng dan berbagai ginsenosidanya sebagai terapi antikanker pada kanker payudara melalui analisis artikel penelitian in vitro dan in vivo. Metode: Penelitian ini merupakan scooping review menggunakan database PubMed, Scopus, Springer Link dan ScienceDirect dengan kata kunci ("ginseng" OR "ginsenoside" OR "Panax") AND ("breast cancer") AND ("therapy" OR "treatment" OR "anticancer"). Kriteria inklusi meliputi: artikel berbahasa Inggris, free full text, original article, desain eksperimental, dipublikasikan tahun 2019- 2025, dan mengevaluasi efek ginseng/ginsenosida terhadap sel atau model hewan kanker payudara. Proses seleksi yang dilakukan mengikuti pedoman PRISMA- ScR. Hasil: Dari delapan artikel yang dianalisis, seluruh penelitian menunjukkan bahwa ginsenosida memiliki aktivitas antikanker yang konsisten melalui berbagai mekanisme biologis. Pada studi in vitro, senyawa ginsenosida mampu menurunkan viabilitas berbagai sel kanker payudara. Pada penelitian in vivo, ginsenosida terbukti menurunkan volume tumor sebesar 40-70%. Secara spesifik, Rh4 menunjukkan efektivitas antitumor yang sebanding dengan paclitaxel, namun dengan toksisitas hati dan ginjal yang jauh lebih rendah, sehingga memberikan potensi sebagai terapi komplementer yang lebih aman. Kesimpulan: Ginseng (Panax sp.) memiliki potensi sebagai agen antikanker pada kanker payudara. Dengan profil keamanan yang baik dan potensi efektivitas yang tinggi, ginseng layak dipertimbangkan sebagai terapi komplementer untuk kanker payudara. Penelitian lanjutan, khususnya uji klinis, masih dibutuhkan untuk memastikan dosis optimal, keamanan jangka panjang, dan efektivitas klinis pada manusia.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By