<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Ketersediaan Air Sungai Bengawan Solo Sub Das Madiun Menggunakan Metode Soil Moisture Accounting Program HEC-HMS di Outlet Ketonggo

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Madiun merupakan bagian dari Wilayah Sungai Bengawan Solo yang terbentang seluas 3.755 km². Sub DAS Kali Madiun dimanfaatkan penduduk untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Pertumbuhan jumlah penduduk menyebabkan perubahan tata guna lahan pada DAS tersebut, sehingga menyebabkan perubahan persentase air pada tiap bagian siklus hidrologi. Hal ini menjadi permasalahan terhadap ketersediaan air di wilayah DAS Kali Madiun. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan kajian analisis hidrologi untuk memodelkan aliran pada DAS Kali Madiun dengan menggunakan model soil moisture accounting pada program HEC-HMS. Pemodelan dilakukan untuk membandingkan debit simulasi dengan debit observasi. Pemodelan dilakukan dari tahun 2016 hingga 2019 pada DAS Kali Madiun pada outlet Automatic Water Level Recorder (AWLR) Ketonggo dengan memasukan berbagai parameter seperti data hujan, data iklim, data debit, peta topografi dan analisis tata guna lahan. Setelah dilakukan pemodelan dilakukan uji validasi model untuk mengetahui tingkat keandalan pemodelan. Hasil pemodelan SMA pada program HEC-HMS menunjukan bahwa hasil validasi debit harian, debit 15 harian dan debit bulanan menggunakan parameter statistik R2 secara berturut-turut sebesar 0,642; 0.798; dan 0,742 dan Nash-Sutcliffe Efficiency (NS) secara berturut-turut sebesar 0,192; 0,369; dan 0,366. Hasil validasi parameter statistik R2 menunjukan bawah pemodelan mempunyai derajat asosiasi yang tinggi antara debit simulasi dengan debit observasi karena nilainya mendekati 1. Sedangkan nilai Nash-Sutcliffe Efficiency (NS) menunjukkan bahwa hasil pemodelan kurang memuaskan karena nilainya kurang dari 0,5. Hal ini menunjukan hasil pemodelan kurang menggambarkan keadaan DAS Kali Madiun yang sesungguhnya.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By