Pengaruh Penggunaan Geotekstil terhadap Parameter Geser Tanah Gambut (Studi Kasus untuk Tanah Gambut Rawa Pening Ambarawa)
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Sebagai tanah yang mempunyai daya dukung rendah dan pemampatan tinggi akibat tingginya kandungan air tanahnya, penggunaan gambut (peat) untuk konstruksi dapat dilakukan dengan melakukan perkuatan (reinforcement) baik secara makro maupun mikro. Penggunaan geotekstil secara micro reinforcement, dapat dilakukan dengan cara melepaskan anyaman geotekstil berjenis woven yang terbuat dari polypropylyne dan memotong-motong seratnya sepanjang 2 cm, 4 cm dan 5 cm kemudian mencampurkannya dengan tanah kondisi wopt sebanyak 0%, 0.2%, 0.4% dan 0.6% dari berat kering tanah. Dari hasil penelitian menggunakan pengujian Triaksial Takterkonsolidasi Takterdrainasi (Unconsolidated Undrained) dan Tekan Bebas (Unfined Compression) didapatkan peningkatan sudut geser dalam (Ø)° dan kohesi tanah (c). Daya dukung izin tanah maksimum hasil Uji Triaksial pada kondisi w opt penambahan geotekstil sepanjang 4 cm sebanyak 0.6% dari berat keringnya dengan nilai 30.426 kg/cm² mengalami peningkatan 132186.957 % dari kondisi w asli = 1534.328 % yang besarnya 0.023 kg/cm². Sedangkan daya dukung izin tanah maksimum hasil Uji Tekan Bebas pada kondisi w opt penambahan geotekstil sepanjang 2 cm sebanyak 0.4% dari berat kering tanah dengan nilai 11.497kg/cm² mengalami peningkatan 1806.633 % dari kondisi w opt tanpa penambahan geotekstil geotekstil yang besarnya 0.603 kg/cm².