Analisis Pengetahuan dan Sikap Wanita Hamil Terhadap Swamedikasi di Wilayah Kabupaten Sleman
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Latar belakang: Swamedikasi adalah perilaku yang sering dilakukan masyarakat
dalam mengkonsumsi obat untuk mengatasi penyakit yang dialami berdasarkan
gejala yang dikenali sendiri. Pengetahuan dan sikap memiliki peran penting dalam
menyikapi swamedikasi agar sesuai dengan kondisi pasien.
Tujuan: Mengetahui hubungan profil karakteristik dengan pengetahuan dan sikap
wanita hamil terhadap swamedikasi di wilayah Kabupaten Sleman.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik menggunakan
rancangan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada bulan April – Juni 2024
dengan jumlah sampel 120 wanita hamil yang memenuhi kriteria inklusi.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang dianalisis
menggunakan uji rank spearman dan chi-square.
Hasil: Karakteristik responden dengan usia 20 – 30 tahun (54,17%), usia kehamilan
Trimester III (49,17%), kehamilan multigravida (58,33), pendidikan terakhir
perguruan tinggi (60,83%), responden yang bekerja (55,83%), penghasilan Rp ≤ Rp
3.000.000 (59,17%), jarak rumah ke fasilitas kesehatan > 2 km (91,67%), tidak ada
penyakit kronis yang diderita (61%). Pengetahuan wanita hamil yang melakukan
swamedikasi (25,83%) dan yang tidak melakukan swamedikasi (34,16%),
dikategorikan rendah terhadap swamedikasi. Sikap wanita hamil yang melakukan
swamedikasi (98,07%) dan yang tidak melakukan swamedikasi (97,05%),
dikategorikan sikap positif.
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan hasil p value 0,018 kurang dari 0,05
antara penyakit kronis dengan sikap swamedikasi.