<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Kesejahteraan Subjektif dengan Pemujaan Selebriti Pada Penggemar Korean Music Pop (K-pop)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penggemar Korean Music Pop (K-Pop) sering dipandang oleh masyarakat awam sebagai perilaku yang berlebihan. Penggemar sering berhalusinasi dan menjadi tidak realistis saat mengidolakan selebriti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kesejahteraan subjektif dengan pemujaan selebriti pada penggemar Korean Music Pop (K-Pop). Penelitian ini bersifat kuantitatif, menggunakan metode korelasional dengan desain penelitian non random sampling berupa purposive sampling. Jumlah sampel penelitian adalah sebanyak 126 orang penggemar Korean Music Pop (K-Pop). Skala kesejahteraan subjektif menggunakan Satisfaction With Life Scale dari Dienner dkk (1985), berjumlah 5 item valid dengan koefisien reliabilitas sebesar 0.817. Skala pemujaan selebriti menggunakan Celebrity Attitude Scale dari McCutcheon dkk (2002) berjumlah 34 item valid dengan koefisien reliabilitas sebesar 0.918. Hasil penelitian menunjukkan p = 0.524 dengan koefisien korelasi sebesar -0.057 yang artinya hipotesis penelitian diterima, yaitu terdapat hubungan negatif pada tingkat rendah antara kesejahteraan subjektif dengan pemujaan selebriti pada penggemar Korean Music Pop (K-Pop). Berdasarkan nilai r2 menunjukkan bahwa kesejahteraan subjektif memberikan kontribusi sebesar 0.057 % dalam mempengaruhi pemujaan selebriti seorang penggemar K-Pop, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By