Imp Lementasi Me Tode Density-Based Spatial Clustering Of Applications With Noise (Dbscan) Dalam Mengelompokan Luas Kawasan Hutan Dan Perkebunan Di Pulau Kalimantan (Studi Kasus : Klaster Data Luas Kawasan Hutan Dan Perkebunan Di Pulau Kalimantan Pada Tahun 2019)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Hutan Indonesia merupakan hutan yang selalu disebut sebagai salah satu paru dunia. Pulau Kalimantan merupakan pulau yang merniliki luas hutan terbesar di Indonesia dengan luasan ± 50 Juta ha. Indonesia merupakan negara agrasis yang memiliki sumber daya alam melimpah, baik dari bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya, termasuk perkebunan dan Indonesia memiliki 124 komoditas perkebunan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui basil analisis deskriptif dari data luas kawasan hutan dan perkebunan di Pulau Kalimantan pada Tahun 2019, mengetahui hasil pengklasteran dari data luas kawasan hutan dan perkebunan di Pulau Kalimantan pada Tahun 2019 menggunakan metode Density• based Spatial Clustering with Noise (DBSCAN), dan mengetahui hasil visualisasi dari data luas kawasan hutan dan perkebunan di Pulau Kalimantan pada Tahun 2019 menggunakan metode Density-based Spatial Clustering with Noise (DBSCAN). Berdasarkan hasil analisis mendapatkan klaster sebanyak 3 kelompok. Data noise terdapat 16 Kabupaten/Kota, klaster 1 terdapat 6 Kabupaten/Kota, klaster 2 terdapat 29 Kabupaten/Kota, klaster 3 terdapat 3 Kabupaten/Kota di Pulau Kalimantan.