Pengaruh Variasi Penambahan Sika Fume Terhadap Beton Self Compacting Concrete dengan Variasi Penggunaan Superplasticizer (Viscocrete 3115N)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Beton SCC (Self Compacting Concrete) merupakan beton yang memiliki kemampuan untuk memadat dengan sendirinya tanpa bantuan alat pemadat. Pemadatan campuran beton sulit untuk dikerjakan pada beberapa situasi, contohnya seperti pada pekerjaan fondasi bore pile. Pekerjaan pemadatan ini sulit dikerjakan karena kedalaman fondasi bore pile yang dalam, sehingga alat pemadat tidak dapat menjangkau daerah tersebut. Penggunaan beton self compacting concrete (SCC) menjadi solusi karena kemampuan beton SCC yang dapat memadat dengan sendirinya. Superplasticizer (viscocrete 3115N) dan sika fume diperlukan sebagai bahan tambah pada pembuatan beton SCC untuk menambah workability dan meningkatkan mutu beton. Kadar sika fume yang digunakan adalah 0%, 4%, 8%, dan 12% terhadap berat semen, dan superplasticizer (viscocrete 3115N) sebesar 0,8% dan 1,2% terhadap jumlah berat semen dan sika fume. Mutu beton SCC yang direncanakan adalah 30 MPa. Perhitungan perencanaan campuran beton SCC menggunakan SNI 03-2834-2000 dan EFNARC 2005. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian beton SCC meliputi pengujian slump flow T50, v-funnel, dan l-box, sedangkan untuk pengujian mutu beton pada umur 28 hari meliputi pengujian kuat tekan beton, kuat tarik belah, dan kuat lentur. Pengujian beton SCC pada variasi sika fume 0% dan 4% dengan variasi superplasticizer 0,8% tidak termasuk dalam kategori beton SCC, karena tidak memenuhi persyaratan pengujian ability EFNARC 2005. Hasil maksimum dan melewati kuat tekan rencana yang didapatkan di penelitian ini terdapat pada variasi sika fume 8% dengan penambahan superplasticizer 0,8% dengan pengujian kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat lentur beton maksimum secara berturut-turut yaitu 33,179 MPa, 3,580 MPa, 4,437 MPa.