<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Profil Penggunaan Antibiotik di Unit Perawatan Intensif Anak di Indonesia: Kajian Pustaka

dc.Identifier.NIM16613089
dc.contributor.advisorSuci Hanifah, S.F., M.Si, Ph.D, Apt.
dc.contributor.author16613089 Elen Yogianti
dc.date.accessioned2021-07-21T10:10:02Z
dc.date.available2021-07-21T10:10:02Z
dc.date.issued2020
dc.description.abstractPenggunaan antibiotik di unit perawatan intensif anak umumnya menggunakan obat generasi baru dan dosis tinggi sehingga dapat memicu terjadinya resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik, profil bakteri, profil resistensi dan sensitivitas antibiotik di unit perawatan intensif anak. Identifikasi artikel dilakukan dengan menggunakan PubMed dan Google Scholar. Untuk mendapatkan artikel yang memenuhi kriteria berupa penelitian observasional study, mengevaluasi penggunaan antibiotik, dan dilakukan di PICU di Indonesia. Hasil penelusuran artikel diperoleh sebanyak 45 artikel namun hanya 22 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Dari 22 artikel tersebut dianalisis berdasarkan profil penggunaan antibiotik (21 artikel), profil bakteri (22 artikel), profil resistensi dan sensitivitas antibiotik (22 artikel), profil infeksi (18 artikel). Tiga antibiotik yang paling banyak digunakan di PICU adalah Meropenem 19%, Netilmisin 16%, dan Sulbaktam-Sefoperazon 14%, dengan profil infeksi tertinggi yaitu Infeksi Saluran Kemih (ISK) Berat (44%), Syok sepsis (16%), dan Hospital-Acquired Pneumonia (HAP) (13%). Peta kuman didominasi oleh bakteri Escherichia coli 43,18%, Klebsiella pneumoniae 21,73%, dan Pseudomonas aeruginosa 10,83%. Bakteri Escherichia coli masih sensitif terhadap Doripenem, Fosfomisin dan resisten terhadap Sefalotin, Sefuroksim, Kotrimoksazol, Amoksisilin-Asam Klavulanat, Siprofloksasin. Klebsiella pneumoniae masih sensitif terhadap Vankomisin, Tigesiklin, Sefepim, Levofloksasin dan resisten terhadap Seftazidim. Pseudomonas aeruginosa sensitif terhadap Vankomisin, Doripenem, Tobramisin dan resisten terhadap Ampisilin, Tikarsilin, Amoksisilin. Kata kunci : Antibiotik, Pediatric Intensive Care Unit (PICU), bakterien_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/30677
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAntibiotiken_US
dc.subjectPediatric Intensive Care Unit (PICU)en_US
dc.subjectbakterien_US
dc.titleProfil Penggunaan Antibiotik di Unit Perawatan Intensif Anak di Indonesia: Kajian Pustakaen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
16613089 Elen Yogianti.pdf
Size:
2.05 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections