Implementasi Kegiatan Kerohanian dalam Menunjang Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient) dan Kecerdasan Intelektual (Intelligence Quotient) Siswa di MTSN 6 Sleman
| dc.Identifier.NIM | 19422058 | |
| dc.contributor.author | Najib, Muhammad Ainun | |
| dc.date.accessioned | 2024-01-09T03:19:10Z | |
| dc.date.available | 2024-01-09T03:19:10Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.description.abstract | Sejatinya pendidikan merupakan salah satu bidang yang berpengaruh dalam kehidupan manusia. Tujuan utama pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan. Kecerdasan sendiri dibagi menjadi 3 golongan, yaitu kecerdasan Spiritual, Emosional dan Intelektual. Seiring perkembangan, kini sekolah menawarkan program unggulannya dalam menarik minat siswa. Pada dasarnya sekolah yang baik adalah sekolah yang mengedepankan kecerdasan spiritual dan intelektual para peserta didiknya. Penelitian dilakukan di MTs Negeri 6 Sleman dengan tujuan mengetahui bagaimana proses Implementasi Kegiatan Kerohanian Dalam Menunjang Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotien) Dan Kecerdasan Intelektual (Intellegence Quotient) Siswa. Metode penelitian yang digunakan peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti datang ke sekolah untuk proses pengumpulan data. Adapun data yang diperoleh yaitu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik triangulasi dalam uji keabsahan datanya. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang yang meliputi kepala sekolah, kurikulum sekolah, tiga guru dan dua murid. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses Implementasi Kegiatan Kerohanian Dalam Menunjang Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotien) Dan Kecerdasan Intelektual (Intellegence Quotient) Siswa Di MTs N 6 Sleman dilakukan dengan melakukan berbagai program keagamaan yang di kelompokan dalam program intra maupun ekstra. Program yang telah dibuat diharapkan dapat membuat anak terbiasa untuk melakukaknnya sehingga dapat diterapkan dikehidupan hariannya. Dalam proses implementasi, ada beberapa kendala yang muncul seperti dari anak, penjadwalan dan orang tua. Kendala yang muncul dicari solusinya menggunakan analisis SWOT. Secara keseluruhan, Proses implementasi telah berjalan dengan baik. Dengan telah baiknya proses implementasi,peneliti berpendapat bahwa MTs N 6 Sleman merupakan tempat ideal bagi siswa yang ingin memiliki kecerdasan spiritual dan intelektual yang tinggi yang didapatkan dari proses implementasi kegiatan kerohanian yang baik. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/46310 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Kegiatan Kerohanian | en_US |
| dc.subject | Kecerdasan Spiritual | en_US |
| dc.subject | Kecerdasan Intelektual | en_US |
| dc.title | Implementasi Kegiatan Kerohanian dalam Menunjang Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient) dan Kecerdasan Intelektual (Intelligence Quotient) Siswa di MTSN 6 Sleman | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |