<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Optimisme Remaja pada Keluarga Utuh dan Bercerai

dc.contributor.advisorFuad Nashori
dc.contributor.advisorQurotul Uyun
dc.contributor.authorYulia Wahyu Ningrum,
dc.date.accessioned2020-10-15T00:59:57Z
dc.date.available2020-10-15T00:59:57Z
dc.date.issued2003
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap optimisme yang dimiliki remaja dari keluarga utuh dan keluarga bercerai (Broken home). Hipotesis penelitian ini adalah ada perbedaan sikap optimisme remaja pada keluarga utuh dan keluarga bercerai. Dalam hal ini remaja dari keluarga utuh lebih optimis dibandingkan dengan remaja dari keluarga bercerai. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala optimisme. Jumlah subjek pada penelitian ini adalah 162 orang yang terdiri dari 79 siswa dari SMU GAMA dan 83 siswa dari SMU Muhammadiyah 2. Dari 162 siswa didapat 131 siswa dari keluarga utuh dan 31 siswa dari keluarga bercerai. Analisis data dilakukan dengan menggunakan t-Test for Independet Samples. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan optimisme yang signifikan antara remaja dari keluarga utuh ((Mean Optimisme siswa pada keluarga utuh = 92,62) dan remaja dari keluarga bercerai (keluarga bercerai = 80,19). di mana sikap optimisme remaja dari keluarga utuh lebih tinggi dari keluarga bercerai (t = 7,000 ; p = 0,000 atau p<0,001) yang berarti hipotesis dalam penelitian ini terbukti.en_US
dc.identifier.urihttp://repository.uii.ac.id/handle/123456789/24641
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectOptimisme Remajaen_US
dc.subjectKeluarga Utuhen_US
dc.subjectKeluarga Berceraien_US
dc.titleOptimisme Remaja pada Keluarga Utuh dan Berceraien_US

Files

Collections