<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Kepatuhan Norwegia Terhadap Paris Agreement Melalui Kebijakan Adopsi Mobil Listrik 2015-2025

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini membahas kepatuhan Norwegia terhadap Paris Agreement melalui kebijakan adopsi mobil listrik periode 2015–2025. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana kebijakan mobil listrik Norwegia merepresentasikan bentuk kepatuhan terhadap kewajiban mitigasi yang tertuang dalam mekanisme Nationally Determined Contributions (NDC). Penelitian ini menggunakan Compliance Theory dari Ronald B. Mitchell dengan tiga indikator utama, yaitu outputs, outcomes, dan impacts, untuk menilai hubungan antara kewajiban normatif internasional dan perubahan kebijakan domestik. Argumen sementara penelitian ini menyatakan bahwa kebijakan adopsi mobil listrik Norwegia merupakan bentuk treaty-induced compliance, di mana perubahan kebijakan domestik dipicu secara langsung oleh kewajiban dalam Paris Agreement. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Norwegia tidak hanya meratifikasi perjanjian, tetapi secara sistematis menerjemahkan komitmen NDC ke dalam kebijakan fiskal, non-fiskal, regulasi jangka panjang, pembangunan infrastruktur, dan pengadaan publik. Dampaknya terlihat pada peningkatan signifikan penjualan kendaraan listrik serta penurunan emisi sektor transportasi. Dengan demikian, kepatuhan Norwegia bersifat struktural dan konsisten dalam kerangka implementasi perjanjian iklim global.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By