<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Intensitas Shalat Dan Stress Pada Pasien Penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas shalat dan stress pada pasien gastroesophageal reflux disease (GERD). Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya hubungan negatif antara intensitas shalat dan stress pada pasien gastroesophageal reflux disease (GERD). Subjek dalam penelitian ini adalah pasien gastroesophageal reflux disease (GERD) sebanyak 229 responden. Skala intensitas shalat yang digunakan pada penelitian ini adalah skala oleh Arifin (2003). Skala stress yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala DASS oleh Lovibond & Lovibond (1995). Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi Spearman Rho yang menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan negatif antara intensitas shalat dan stress pada pasien gastroesophageal reflux disease (GERD) dengan nilai koefisien korelasi r = -0,226 dan nilai signifikansi p = 0,01 (p < 0,05). Hal tersebut menandakan bahwa semakin tinggi intensitas shalat yang dimiliki pasien gastroesophageal reflux disease (GERD), semakin rendah stress yang dialami. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara intensitas shalat dan stress pada pasien gastroesophageal reflux disease (GERD), sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By