<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Unjuk Kerja Soft Handoff dan Penerima Rake terhadap Pesat Galat Bit CDMA

Abstract

Program simulasi ini mensimulasikan sistem CDMA yang dipengaruhi oleh efek Soft Handoff jamak dan jumlah pencabangan (finger) pada penerima RAKE terhadap pesat galat bit yang ditinjau dengan pendekatan perhitungan dan juga penjelasan program simulasi yang dibuat dengan bahasa Delphi. Pengh.tungar.nilai oesat galat bit pada sistem CDMA dapat dilakukan dengan cara pendekatani Gauss (Gauss Approximation). Namun untuk keadaan yang melibatkan pudaran lintasan iamak diperlukan perhitungan yang melibatkan faktor lintasan jamak dan jumlah pencabangan penerima RAKE. Dalam simulasi ini, Data masukan dan satu pengguna dibangkitkan secara acak. Masing- masing bit data acak dari pengguna kemud.an disebarkan menggunakan runtunh PN. Runtun PN yang digunakan dalam simulasi in. adalah sandi Walsh, yang merupakan baris -baris dalam matnk Hadamard-64 Bit - bit hasil pengaburan dengan sandi Walsh dari semua pengguna kemud.an d. jumlahkan. Dipenerima, data yang diterima merupakan data yang berasal dan pengguna Untuk memperoleh data bagi pengguna tertentu, dilakukan proses peraupan untuk pengguna yang diinginkan. Untuk memperoleh data aslinya, maka hasil perkalian harus dintergalkan selama satu periode bit. Setelah dilakukan proses pengintegralan ini, maka data yang dikirimkan telah dipulihkan kembali. Data yang telah dipulihkan kembali. Data yang telah dipulihkan kemudian diband.ngkan dengan data asalnya untuk mengetahui apakah terjadi kesalahan atau tidak. Banyaknya kesalahan (galat) yang terjadi direkam, dan digunakan untuk melakukan perhitungan BER Dalam pengamatan yang dilakukan mengubah -mengubah parameter - parameter yang ada pengaruh di jumlah pencabangan rake yang pada saat pencabangan telah sampai pada 4 dan 5 penurunan pesat galat semakin sedikit Keadaan ini berlaku untuk lintasan jamak 20,30, dan 40 buah yang ditujukan yaitu semakin banyak jumlah lintasan jamak yang muncul menyebabkan pesat galat bit semakin besar. Jika nilai perolehan pengolahan bertambah maka menghasilkan grafik penurunan pesat galat bit yang hampir lo^aritmis yaitu semakin besar nilai perolehan pengolahan yang diberikan, maka pesat galat bit yang muncul semakin kecil. Apalagi saat nilai perolehan pengolahan mencapai 32 terlihat bahwa nilai pesat galat bit yang diperoleh sangat kecil dan hampir 0. Dengan pemberian nilai perolehan pengolahan 64 pada sistem DS-CDMA sangat efektif menekan pesat galat bit sampai semimmal mungkin. Perhitungan pendekatan Gauss dengan hasil simulasi program tidak sama. Secara hasil program simulasi plot grafik berbentuk eksponensial dan matematis berbentuk logaritmis terhadap pesat galat bit dalam pengaruh daya pancar sinyal.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By