Perancangan Key Performance Indicator (KPI) menggunakan Pendekatan Sustainability Balanced Scorecard (SBSC) untuk Mengukur Kinerja Perusahaan Bagian Penjahitan (Studi Kasus: Cv. Sogan Batik Rejodani)
| dc.Identifier.NIM | 19522390 | |
| dc.contributor.author | Haikal, Mochamad Sahid | |
| dc.date.accessioned | 2024-01-22T01:54:23Z | |
| dc.date.available | 2024-01-22T01:54:23Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.description.abstract | Seiring dengan ketatnya persaingan bisnis di era modern, perusahaan dituntut untuk memberikan produk yang memiliki kualitas terbaik dan sesuai dengan keinginan konsumen. Untuk itu, perusahaan juga perlu melakukan pengukuran kinerja jika ingin menghasilkan produk yang berkualitas serta dapat bersaing dengan kompetitor lainnya. Untuk melakukan pengukuran kinerja, dibutuhkan suatu indikator kinerja berupa Key Performance Indicator (KPI). CV. Sogan Batik Rejodani tidak memiliki Key Performance Indicator (KPI) pada bagian penjahitan batik, sehingga perusahaan tidak dapat menilai kinerja bagian penjahitan secara optimal. Karena tidak dapat menilai kinerjanya secara optimal, maka perusahaan cenderung kesulitan dalam melakukan evaluasi. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan perancangan KPI agar dapat memudahkan perusahaan dalam melakukan pengukuran kinerja pada bagian penjahitan. Adapun perancangan KPI dan pengukuran kinerjanya menggunakan pendekatan Sustainability Balanced Scorecard (SBSC) yang terdiri dari 5 perspektif berupa perspektif sosial, ekonomi, proses internal bisnis, pembelajaran & pertumbuhan, dan lingkungan. Berdasarkan hasil perancangan KPI dan pengukuran kinerja yang telah dilakukan, didapatkan skor pada kinerja CV. Sogan Batik Rejodani bagian penjahitan sebesar 66,67% yang berarti masuk pada kategori baik. Adapun terdapat juga indikator KPI yang perlu diperbaiki yaitu revenue per employee (perspektif pembelajaran & pertumbuhan) dengan nilai 1.462.796 dan target 2.000.000, tingkat konsumsi listrik (perspektif lingkungan) sebesar 69,21% dengan target 45%, tingkat daur ulang perca (perspektif lingkungan) sebesar 33,18% dengan target 50%, pertumbuhan jumlah customer (perspektif sosial) sebesar 5,29% dengan target 20%, tingkat utilitas produk (perspektif proses internal bisnis) sebesar 87,41% dengan target 100%, dan tingkat kepuasan karyawan (perspektif pembelajaran & pertumbuhan) sebesar 66% dengan target 75%. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/46830 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Kinerja Perusahaan | en_US |
| dc.subject | Pengukuran Kinerja | en_US |
| dc.subject | Key Performance Indicator (KPI) | en_US |
| dc.subject | Sustainability Balanced Scorecard (SBSC) | en_US |
| dc.subject | Balanced Scorecard (BSC) | en_US |
| dc.title | Perancangan Key Performance Indicator (KPI) menggunakan Pendekatan Sustainability Balanced Scorecard (SBSC) untuk Mengukur Kinerja Perusahaan Bagian Penjahitan (Studi Kasus: Cv. Sogan Batik Rejodani) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |