Pengembangan Kurikulum SMP Al-Huda di Pondok Pesantren Al-Huda Jetis Kebumen
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Pondok pesantren "Al-Huda" Jetis Kebumen sebagai institusi formal merupakan mitra pendidikan formal. Para santri Al-Huda tidak hanya terdiri dari santri agama (santri yang belajar agama), tetapi ada juga yang belajar di institusi formal yaitu SDIT Al-Huda, SMP Al-Huda, SMK Al-Huda. Kurikulum menggunakan perpaduan antara kurikulum Pondok Pesantren dan kurikulum Pendidikan Nasional (DIKNAS). Permasalahan kurikulum inilah yang menarik untuk diteliti dan dikaji, mengingat pondok pesantren Al-Huda memiliki santri yang beragam dari kemampuan umur, latar belakang maupun tempat sekolah mereka. Metode penelitian penulis membagi menjadi beberapa bagian: 1) metode pengumpulan data melalui dokumentasi, interview dan observasi. 2) kerangka kerja evaluasi, evaluasi terhadap kurikulum pondok pesantren Al-Huda Jetis Kebumen meliputi kurikulum madrasah (formal) dan kurikulum pondok pesantren (non formal) dengan menggunakan cara berfikir induktif, deduktif, reflektif dan komparatif untuk mengambil kesimpulan. Hasil penelitian model pengembangan kurikulum SMP Al-Huda di pondok pesantren Al Huda Jetis Kebumen adalah pengintegrasian dari Kurikulum Tingkat Satuan Pembelajaran (KTSP) dengan kurikulum Pondok Pesantren dengan memasukkan pelajaran meliputi: Bahasa Arab, tauhid, akhlaq, fiqih, tarikh, quran/hadist, nahwu shorof digunakan utk pembelajaran formal kurikulum. Sebagai landasan pelaksanaan kurikulum ini adalah Dasarnya UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP No 19 Tahun 2005 tentang Standart Pendidikan Nasional. Pelaksanaan pengembangan kurikulum SMP AI- Huda di pondok pesantren Al-Huda Jetis Kebumen sesuai dengan muatan kurikulum meliputi sejumlah mata pelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai Kelas VII sampai dengan Kelas IX. Materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian dari muatan kurikulum mata pelajaran meliputi mata pelajaran wajib, muatan lokal, dan kegiatan pengembangan diri. Hambatan dalam pengembangan kurikulum SMP Al-Huda di Pondok Pesantren Al-Huda Jetis Kebumen adalah dalam proses belajar mengajar memakai pendekatan pembelajaran CTL dengan Kurikulum SMP Negeri Swasta sehingga memudahkan guru untuk menyampaikan pembelajaran, namun baru 75% guru dapat melaksanakan dengan baik. Untuk Muatan Lokal dan Pengembangan Diri sudah dilaksanakan namun belum lengkap. Sedangkan kendala lain adalah faktor sarana dan prasarana dalam pengelolaan sekolah sarana yang masih kurang, misalnya ruang kelas yang masih kurang, perpustakaan yang lengkap dan LCD pada setiap ruang yang belum terpasang. Efektivitas pengembangan kurikulum pondok pesantren Al-Huda Jetis Kebumen dapat dilihat dari Prestasi akademik lulusan telah memenuhi standar nasional pendidikan (KKM 70) Sarana dan prasarana, media pembelajaran, bahan ajar, dan sumber belajar memenuhi standar nasional pendidikan.