Analisis Pengaruh Aspek Geometrik Jalan Terhadap Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas (Studi Kasus : Ruas Jalan Rajekwesi, Kota Wisata Batu)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kecelakaan lebih beresiko pada daerah tikungan dibanding jalan lurus seperti pada JalanRajekwesi. Jalan Rajekwesi merupakan salah satu area black spot di Kota Batu. Kondisi jalandengan tikungan tajam dan menuruni bukit tentu cukup membahayakan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara aspek geometrikjalan dengan tingkat kecelakaan sebagai dasar bagi perbaikan geometri jalan di masa mendatang. Dalam penelitian ini aspek geometrik yang dianalisis yaitu jari-jari tikungan, derajat kelengkungan, jarak pandang henti dan jarak pandang mendahului. Analisis dilakukan untukmengetahui segmen yang termasuk area black spot, mengetahui hubungan aspek geometrik dengannilai AEK dan kategori kecelakaan yang kerap terjadi pada ruas jalan ini. Perhitungan analisis berdasarkan Pedoman Penanganan Lokasi Rawan Kecelakaan Lalu Lintas 2004, Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota 1997 dan Dasar-Dasar Perencanaan Geometrik Jalan1999. Hasil analisis menunjukkan bahwa Segmen 6 merupakan area black spot dengan 13kejadian laka lantas sepanjang tahun 2021 s/d 2024. Aspek geometrik yang paling berpengaruhterhadap tingginya AEK yaitu jari-jari tikungan dengan persentase 88,91%, kemudian derajat kelengkungan 82,05%, jarak pandang henti 18,71% dan jarak pandang mendahului 18,45%. Segmen 1,2 dan 5 termasuk kategori kecelakaan Tidak Berbahaya (TB), Segmen 3 dan 4 termasukdalam kategori kecelakaan cukup berbahaya (CB) dan Segmen 6 termasuk dalamkategori kecelakaan berbahaya (B).