Hubungan antara Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Intensitas penggunaan media sosial yang tinggi diketahui berkaitan dengan perubahan pola tidur yang berpotensi memengaruhi kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dan kualitas tidur pada mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 214 mahasiswa berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intensitas penggunaan media sosial diukur menggunakan Bergen Social Media Addiction Scale (BSMAS) versi adaptasi Indonesia, sedangkan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman karena salah satu variabel tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dan skor kualitas tidur (r = 0,309; p < 0,001). Hubungan positif tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, semakin tinggi pula skor PSQI yang mengindikasikan semakin buruknya kualitas tidur mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R2 = 0,119) menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial memberikan kontribusi sebesar 11,9% terhadap variasi skor kualitas tidur, sedangkan 88,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intensitas penggunaan media sosial merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan kualitas tidur pada mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta.