Sentimen Pengguna Twitter Terhadap Cashless Society Terkait Qris sebagai Standar Pembayaran Digital menggunakan Lexicon Based (Studi Kasus : Tweet tentang Sistem Pembayaran Tanpa Tunai (Cashless) di Indonesia Awal Tahun 2023 pada Platform Twitter)
| dc.Identifier.NIM | 19611053 | |
| dc.contributor.author | Aryani, Tassa Rizki | |
| dc.date.accessioned | 2024-08-02T03:43:35Z | |
| dc.date.available | 2024-08-02T03:43:35Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Salah satu pembayaran secara nontunai yang sedang trend di kalangan masyarakat saat ini adalah pembayaran melalui uang elektronik, dompet digital, atau mobile banking disebut QR Code Indonesian Standard (QRIS) yang diluncurkan oleh Bank Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2019 agar proses transaksi dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku mulai 1 Januari 2020. Diketahui masyarakat Indonesia telah banyak yang melakukan proses transaksi nontunai atau disebut cashless dengan adanya teknologi yang memberikan kemudahan bagi masyarakat hanya dengan melalui smartphone. Oleh sebab itu, muncul istilah cashless society yaitu perubahan kebiasaan pada proses transaksi dari tunai menjadi nontunai atau transaksi digital. Saat ini cashless society semakin populer beberapa tahun terakhir dan diminati oleh masyarakat karena dirasa lebih mudah, cepat, praktis, efisien, dan aman. Hasil dari implementasi Lexicon Based pada analisis sentimen yang dilakukan dengan crawling data menggunakan akses token Twitter API memperoleh nilai akurasi sebesar 62%, diketahui bahwa sentimen positif mendominasi pengguna Twitter terhadap cashless society terkait QRIS sebagai standar pembayaran digital pada tweet tentang sistem pembayaran (cashless) awal tahun 2023. Berdasarkan tingkat keakuratan mendefinisikan perkembangan cashless society cukup baik di kalangan masyarakat dengan fakta bahwa telah terhitung tiga tahun berjalannya implementasi secara nasional yang efektif di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk peningkatan dan evaluasi kedepannya terhadap sistem pembayaran secara nontunai yang berlaku di Indonesia, kemudian dapat mengetahui perkembangan masyarakat dalam menghadapi fenomena cashless society atau efek adanya QRIS, serta mampu mewujudkan inovasi-inovasi baru lainnya berlaku untuk seluruh kalangan masyarakat secara merata. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/50858 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Cashless | en_US |
| dc.subject | QRIS | en_US |
| dc.subject | Cashless Society | en_US |
| dc.subject | Lexicon Based | en_US |
| dc.subject | Analisis Sentimen | en_US |
| dc.title | Sentimen Pengguna Twitter Terhadap Cashless Society Terkait Qris sebagai Standar Pembayaran Digital menggunakan Lexicon Based (Studi Kasus : Tweet tentang Sistem Pembayaran Tanpa Tunai (Cashless) di Indonesia Awal Tahun 2023 pada Platform Twitter) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |