Efektivitas Konsorsium Bakteri Bacillus Cereus, Bacillus Spizizenii, dan Stenotrophomonas Malthopilia Terhadap Performa Wetland Mendegradasi Amonia (NH3) Pada Air Limbah Tenun
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Industri tenun di Desa Troso sudah sangat terkenal dan sudah ada sejak tahun
1935. Namun, banyak pengrajin yang belum mengolah air limbah dari proses
pewarnaan dari zat pewarna sintetik yang mengandung senyawa kompleks dan
membuangnya langsung ke drainase dan sungai yang dapat menyebabkan
perubahan warna, menimbulkan bau, pendangkalan sungai, dan kontaminasi pada
tanah. Terdapat dua jenis wetland yang digunakan yaitu Constructed Treatment
Wetland (CTW) dan Floating Treatment Wetland (FTW). Tujuan dari penelitian ini
adalah mengevaluasi konsorsium bakteri Bacillus cereus, Bacillus spizizenii, dan
Stenotrophomonas malthopilia terhadap performa wetland mendegradasi amonia
(NH3) dalam limbah cair tenun. Penelitian ini dilakukan selama 28 hari
menggunakan variasi konsentrasi limbah 25% dan 50%. Penelitian dengan
konsentrasi air limbah 25% dilakukan hingga hari ke-14 dan selanjutnya
menggunakan konsentrasi 50% hingga hari ke-28. Hasil penelitian menunjukkan
penggunaan kombinasi konsorsium bakteri pada reaktor C3 (89,13%) dan F3
(92,48%) dapat menurunkan konsentrasi amonia (NH3) lebih tinggi jika
dibandingkan dengan reaktor yang hanya menggunakan tanaman yaitu pada reaktor
C2 (86,06%) dan F2 (79,92%). Sedangkan pada reaktor kontrol (K) tanpa adanya
pengolahan, konsentrasi amonia (NH3) turun sebesar 67,82%.