Analisa Kecelakaan Kerja Job Pertamina-medco E&P Tomori Sulawesi (Job Tomori) Tahun 2014-2022 dengan menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (Hirarc) dan Systematic Cause Analysis Technique (Scat)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kecelakaan kerja merupakan peristiwa yang dapat menyebabkan dampak serius terhadap keselamatan dan kesejahteraan pekerja di berbagai sektor industri, termasuk industri minyak dan gas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecelakaan kerja yang terjadi pada Job Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (Job Tomori) dari tahun 2014 hingga 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan mengendalikan risiko yang terkait dengan kecelakaan kerja. Selain itu, penelitian ini juga menerapkan Systematic Cause Analysis Technique (SCAT) untuk mendalam analisis penyebab kecelakaan kerja secara sistematis. SCAT membantu dalam mengidentifikasi dan menganalisis akar penyebab kecelakaan, memungkinkan perumusan rekomendasi perbaikan yang lebih efektif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan kerja di lingkungan Job Tomori. Analisis HIRARC diharapkan dapat mengidentifikasi risiko potensial yang dapat diatasi atau dikurangi, sedangkan SCAT diharapkan dapat memberikan wawasan tentang faktor-faktor fundamental yang memicu kecelakaan kerja. Rekomendasi perbaikan akan disusun berdasarkan temuan dari penelitian ini, dengan tujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan pekerja di Job Tomori. Berdasarkan hasil analisis menggunakan HIRARC bahwa pada aktivitas transportasi memiliki kontribusi kecelakaan terbesar dalam kecelakaan kerja yaitu 33% diikuti kegiatan lifting 17% dan pengoperasian alat berat sebesar 12% sedangkan kegiatan lainnya di bawah 10%, untuk hasil analisis dengan menerapkan metode SCAT bahwa kecelakaan terjadi merupakan kesalahan manusia dan tidak ditemukan karena faktor peralatan, faktor alam atau sabotase dan faktor lainnya.