<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Jamur Endofit Cladosporium Sp. Strain (Hcs-2) dan Ceratobasidium Sp. Strain (Hcs-3) dari Houttuynia Cordata Terhadap Staphylococcus Aureus Atcc 6598 dan Escherichia Coli Atcc 35218

dc.Identifier.NIM19613143
dc.contributor.authorPutri, Siti Hardyanti
dc.date.accessioned2024-08-02T03:28:48Z
dc.date.available2024-08-02T03:28:48Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractLatar belakang: Infeksi yang disebabkan bakteri S. aureus dan E. coli masih menjadi masalah yang sering terjadi pada kesehatan masyarakat, dan diketahui kedua bakteri tersebut telah resisten terhadap agen antibiotik. Salah satu metode alternatif untuk mengatasi masalah tersebut yaitu mengembangkan senyawa antibakteri yang bisa didapatkan pada jamur endofit. Metabolit sekunder yang dihasilkan jamur endofit memiliki keanekaragaman struktur kimia, yang memiliki aktivitas biologis, salah satunya antibakteri. Jamur endofit dapat ditemukan pada berbagai jenis tanaman terutama pada tanaman obat, misalnya Houttuynia cordata. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas antibakteri dari ekstrak jamur endofit strain Cladosporium sp. (HCS-2) dan Ceratobasidium sp. (HCS-3) yang berasal dari Houttuynia cordata terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 6598 dan Escherichia coli ATCC 35218 Metode: Isolasi jamur endofit terhadap tanaman H. cordata dengan memilih bagian batang, kemudian isolat jamur dilakukan identifikasi morfologi dan molekuler. Isolat jamur endofit dilakukan ekstrasi dengan metode UAE, dan hasil ekstrak jamur endofit HCS-2 dan HCS-3 konsentrasi 10 mg/mL dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap S. aureus ATCC 6598 dan E.coli ATCC 35218 dengan metode difusi sumuran. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ekstrak jamur endofit strain Ceratobasidium sp (HCS-3) konsentrasi 10 mg/mL memiliki aktivitas antibakteri S. aureus dengan rata-rata zona hambat 9,2 mm, untuk bakteri E. coli tidak memiliki zona hambat. Sedangkan pada ekstrak jamur endofit strain Cladosporium sp. (HCS-2) konsentrasi 10 mg/mL terhadap bakteri S. aureus dan E. coli tidak menunjukkan adanya zona hambat. Dibandingkan dengan kontrol positif kloramfenikol 0,15% pada bakteri S. aureus memiliki zona hambat dengan rata-rata 33 mm dan E. coli sebesar 12,15 mm. Kesimpulan : Ekstrak jamur endofit strain Ceratobasidium sp (HCS-3) hasil isolasi H. cordata memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap S. aureus dengan zona hambat rata-rata 9,2 mm dan terhadap E.coli tidak memiliki zona hambat.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/50854
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHouttuynia Cordataen_US
dc.subjectJamur Endofiten_US
dc.subjectAntibakterien_US
dc.subjectEscherichia Colien_US
dc.subjectStaphylococcus Aureusen_US
dc.titleUji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Jamur Endofit Cladosporium Sp. Strain (Hcs-2) dan Ceratobasidium Sp. Strain (Hcs-3) dari Houttuynia Cordata Terhadap Staphylococcus Aureus Atcc 6598 dan Escherichia Coli Atcc 35218en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
19613143.pdf
Size:
2.33 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections