<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

PENGARUH EKSTRAK ETHANOL TEBU HITAM (Saccharum officinarum L.) TERHADAP JUMLAH NEURON PIRAMIDAL CORTEKS PREFRONTALIS OTAK TIKUS (Rattus norvegicus) PASCA TRANSIENT BILLATERAL COMMON CAROTIS ARTERY OCCLUSION(BCCAO)

Abstract

Latar Belakang : Stroke merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan utama di dunia yang membutuhkan pengobatan dan perawatan dalam waktu yang lama. Terdapat sekitar 50-70% dari penderita stroke dapat beraktivitas normal kembali, sedangkan 15-30% pasien mengalami cacat permanen berupa kelumpuhan, gangguan sensorik, gangguan berbahasa, gangguan berpikir, gangguan memori dan gangguan emosi. Kecacatan pasca stroke menyebabkan penderita tidak dapat bekerja. Diketahui bahwa corteks prefrontalis merupakan daerah paling rentan terhadap iskemik karena corteks prefrontalis memiliki fungsi Sebagai neuropsikatri dan fungsi motorik. Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh ekstrak ethanol tebu hitam (Saccharum officinarum L.) terhadap jumlah neuron piramidal corteks prefrontalis otak tikus (Rattus norvegicus) pasca transient Billateral Common Carotis Artery Occlusion (BCCAO). Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan subjek penelitian tikus (Rattus norvegicus) berjumlah 15 ekor tikus. Subjek dibagi menjadi 3 kelompok yaitu Kelompok Stroke, Kelompok Sham dan Kelompok Perlakuan . Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji statistik One Way ANOVA. ix Hasil : Terdapat perbedaan pada jumlah neuron pyramidal corteks prefrontalis otak tikus yang disignifikan (P< 0,05) antara kelompok stroke, kelompok sham dan kelompok perlakuan. Simpulan : Pemberian ekstrak ethanol tebu hitam dapat menghambat penurunan jumlah neuron corteks prefrontalis otak tikus pasca transient BCCAO

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By